Karena itu, imbauan kewaspadaan kini kembali digencarkan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Seluma lebih waspada. Jangan membuka lahan dengan membakar di musim kemarau, jangan membuang sampah atau puntung rokok sembarangan, dan pastikan kompor benar-benar padam sebelum rumah ditinggal,” tegasnya.
BACA JUGA:Kekerasan Fisik Bengkulu 2024 Tembus 1.000 Kasus, Kota Bengkulu Jadi Titik Paling Rawan
Mengantisipasi potensi meningkatnya kasus menjelang akhir tahun, Damkar Seluma memastikan timnya tetap siaga penuh.
Sosialisasi langsung ke desa-desa terus dilakukan agar masyarakat memahami risiko dan mampu bertindak cepat ketika kebakaran terjadi.
“Upaya sosialisasi ke desa-desa terus dilakukan untuk meminimalkan risiko serta mempercepat penanganan jika terjadi insiden,” tutupnya.
Dengan tren kenaikan kasus kebakaran ini, pemerintah daerah berharapkan kesadaran mitigasi masyarakat diperkuat, terutama di wilayah rawan, agar musibah serupa dapat ditekan.