45 Anak Terdata Stunting, Pemkot Bengkulu Siapkan Program Orang Tua Asuh

Jumat 16-01-2026,13:06 WIB
Reporter : Riko Dwi Apriansyah
Editor : Febi Elmasdito

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Kota Bengkulu terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting guna memastikan tumbuh kembang anak yang lebih sehat dan optimal.

Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Pemkot Bengkulu melakukan pemutakhiran data stunting sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026.

Berdasarkan hasil pendataan dan evaluasi terbaru, tercatat sebanyak 45 anak di Kota Bengkulu terkonfirmasi mengalami stunting. 

Selain itu, terdapat 97 anak lainnya yang masuk dalam kategori berisiko stunting.

BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Wajibkan Seluruh Masjid Miliki RISMA Mulai Ramadhan 2026

BACA JUGA:AC Milan Dekati Inter, Rabiot Bawa Rossoneri Menang 3-1 di Kandang Como

Kepala DP3AP2KB Kota Bengkulu, Rosminiarty, mengatakan pembaruan data dilakukan secara menyeluruh melalui evaluasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) serta survei ulang di lapangan agar intervensi yang diberikan tepat sasaran.

“Setelah kami melakukan evaluasi dan pendataan ulang, terdapat 45 anak yang terdata mengalami stunting, sementara 97 anak lainnya masuk dalam kelompok berisiko stunting,” ujar Rosminiarty.

Ia menjelaskan, anak-anak tersebut membutuhkan perhatian serius, terutama pemenuhan asupan gizi harian berupa makanan sehat dan susu bergizi agar kondisi kesehatannya tidak semakin memburuk.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkot Bengkulu menyiapkan program orang tua asuh atau bapak asuh untuk mendampingi anak-anak yang mengalami stunting.

BACA JUGA:Cuan Awal Tahun, Pemegang Saham BBRI Terima Dividen Interim Rp20,6 Triliun Pada 15 Januari

BACA JUGA:Dikbud Bengkulu Jemput Bola, Dua Anak di Bengkulu Kembali Sekolah Lewat PKBM

“Ke depan kami akan melakukan pemetaan agar anak-anak ini bisa mendapatkan orang tua asuh, sehingga kebutuhan gizi hariannya dapat terpenuhi secara berkelanjutan,” jelasnya.

Program orang tua asuh ini diharapkan dapat memastikan setiap anak memperoleh pendampingan nutrisi yang memadai sekaligus menjadi bentuk kepedulian bersama dalam menekan angka stunting di Kota Bengkulu.

Melalui kolaborasi lintas sektor dan dukungan masyarakat, Pemerintah Kota Bengkulu optimistis upaya penanganan stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Tags :
Kategori :

Terkait