“Kita ingin mereka punya ruang berekspresi yang aman, jadi nanti pengunjung bisa bebas dan sukarela memasukkan uang kedalam kotak tersebut,” tambahnya.
Sementara itu, rencana pengelolaan pelataran kopi di area atas Balai Buntar masih menunggu kepastian penyerahan aset. Apabila aset telah sepenuhnya diserahkan, pengelolaan akan dilakukan bersama Koperasi Merah Putih.
Namun untuk saat ini, penataan difokuskan pada area luar gedung Balai Buntar.
"Kita masih nunggu perencanaan penyerahan pengalihan aset, apabila sepenuhnya diberikan ke Dinas Koperasi Dan UKM maka akan kita kelola," tutupnya.