RAKYATBENGKULU.COM, BENGKULU – Pemerintah Kota Bengkulu bersiap menggelar Festival Yo Botoi-Botoi Part 2 pada April mendatang.
Bertempat di kawasan Kota Tua Kelurahan Pasar Bengkulu, festival tradisi pesisir ini dipastikan bakal lebih meriah dengan penambahan jumlah peserta.
Asisten II Pemerintah Kota Bengkulu, Sehmi, mengungkapkan bahwa minat peserta untuk edisi kedua ini cukup tinggi, termasuk partisipasi dari instansi vertikal.
“Alhamdulillah, untuk bulan April nanti sudah ada yang mendaftar, salah satunya dari Angkatan Laut. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita karena tradisi masyarakat pesisir mendapat perhatian luas,” ujar Sehmi.
BACA JUGA:KPK Buka Layanan Kunjungan Tahanan Selama Dua Jam di Hari Imlek 2026
BACA JUGA:Skincare Pencerah Wajah yang Cocok Dipakai Selama Ramadhan, Dapatkan Potongan Harga hingga 40RB!
Pemerintah berencana menambah jumlah tim penarik pukek untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Pada gelaran sebelumnya, kegiatan ini hanya melibatkan dua unit tim.
“Kalau kemarin narik pukek nya hanya dua tim, ke depan kita upayakan lebih banyak lagi. Supaya semangat kebersamaan dan kemeriahannya makin terasa,” tambahnya.
Sehmi menekankan bahwa Yo Botoi-Botoi bukan sekadar ajang menangkap ikan, melainkan simbol nilai luhur gotong royong warga Bengkulu. Tradisi ini menghidupkan kembali budaya berbagi hasil laut secara merata kepada warga.
“Dulu ikan yang didapat tidak dijual, tapi dibagi dari rumah ke rumah. Semua kebagian. Inilah nilai kebersamaan yang ingin kita hidupkan kembali,” lanjutnya.
BACA JUGA:Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lebong Diprotes Warga, Pemda Fasilitasi Musyawarah
BACA JUGA:HUT ke-23 Kabupaten Mukomuko, Pemkab Gelar Syukuran Adat dan Doa Bersama
Pelaksanaan festival ini tetap akan dipusatkan di lokasi asalnya untuk menjaga nilai historis tradisi tersebut.
"Festival ini tetap dipusatkan di kawasan Kota tua, Pasar Bengkulu, yang menjadi akar budaya lahirnya tradisi Yo Botoi-Botoi," pungkas Sehmi.