BENGKULU, RAKYATBENGKULU. COM – Jajaran Kepolisian Daerah Bengkulu menggelar tes urine mendadak terhadap sejumlah perwira menengah (pamen) usai apel bersama di lingkungan Mapolda Bengkulu.
Langkah ini menjadi bagian dari pengawasan internal untuk memastikan personel bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan diawali dengan apel bersama yang diikuti personel dari berbagai satuan kerja.
Apel tersebut digelar untuk mengevaluasi kesiapan anggota sekaligus menyamakan persepsi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
BACA JUGA:Jaksa Riky Musriza Sosok Penegak Hukum Intelektual dengan Segudang Prestasi
BACA JUGA:Milan Menyerah dari Parma, Jarak dengan Inter Milan Melebar 10 Poin
Setelah apel selesai, pimpinan secara mendadak mengumumkan pelaksanaan tes urine bagi personel yang telah ditentukan.
Pemeriksaan dilakukan sesuai prosedur dan diawasi ketat oleh fungsi pengawasan internal guna menjamin transparansi dan akuntabilitas.
Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si turun langsung memantau jalannya tes urine tersebut. Kehadiran pimpinan di lokasi menjadi bentuk keseriusan dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian.
Kapolda Bengkulu dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pimpinan untuk memastikan seluruh personel Polda Bengkulu bebas dari penyalahgunaan narkoba.
BACA JUGA:Barcelona Gusur Real Madrid dari Puncak Klasemen Usai Libas Levante
“Tes urine ini merupakan langkah pengawasan internal yang harus dilakukan secara berkelanjutan. Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota Polri benar-benar siap menjalankan tugas dengan profesional, berintegritas, dan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa institusi kepolisian tidak akan mentolerir pelanggaran disiplin, terutama yang berkaitan dengan narkoba.
Pemeriksaan mendadak seperti ini akan terus dilakukan sebagai upaya preventif sekaligus penguatan budaya disiplin di tubuh Polri.