Pekerja paruh waktu merupakan mereka yang bekerja kurang dari 35 jam per minggu.
Namun, kelompok ini tidak mencari pekerjaan tambahan dan tidak bersedia menerima pekerjaan lain.
Pada Mei 2026, tingkat pekerja paruh waktu Bengkulu mencapai 31,56 persen.
Artinya, sekitar 31 hingga 32 dari setiap 100 penduduk bekerja merupakan pekerja paruh waktu.
Angka tersebut turun 0,98 persen poin dibandingkan Februari 2026.
Namun, perbedaan berdasarkan jenis kelamin kembali terlihat.
Perempuan Lebih Banyak Bekerja Paruh Waktu
Tingkat pekerja paruh waktu perempuan mencapai 37,92 persen pada Mei 2026.
Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan pekerja paruh waktu laki-laki.
Tingkat pekerja paruh waktu laki-laki tercatat 27,52 persen.
Selisihnya mencapai 10,40 persen poin.
Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa perempuan lebih banyak berada dalam pola kerja dengan jam kerja lebih pendek.
Perubahan dibandingkan Februari 2026 juga berbeda antara laki-laki dan perempuan.
Pekerja paruh waktu laki-laki meningkat 0,86 persen poin.
BACA JUGA:Pengeluaran Pendidikan Petani Bengkulu Anjlok 12,89 Persen pada Juli 2026
BACA JUGA:NTUP Bengkulu Naik 1,14 Persen, Hortikultura Anjlok hingga 12,15 Persen