“Kalau UMKM kita kuat, maka perputaran ekonomi di Mukomuko juga akan ikut tumbuh,” pungkasnya.
Dengan konsep tersebut, Gebyar Merah Putih menjadi perpaduan antara perayaan nasionalisme dan penguatan ekonomi daerah.
Selama 10 hari, masyarakat tidak hanya diajak meramaikan kegiatan.
Mereka juga didorong menjadi bagian dari penggerak ekonomi lokal melalui transaksi produk UMKM.