BACA JUGA:Revitalisasi Sekolah Bengkulu Berubah, 120 SMA dan 60 SMK Diusulkan
Kepala Disperindag Kabupaten Mukomuko Safriadi mengatakan, masyarakat dapat melihat berbagai produk lokal dalam kegiatan tersebut.
“Di Gebyar Merah Putih nanti ada sekitar 20 stand untuk pelaku UMKM,” ujar Safriadi, Senin, 24 Agustus 2026.
Menurutnya, pameran tersebut bukan sekadar tempat memajang produk.
Pelaku usaha dapat bertemu calon konsumen secara langsung. Mereka juga berpeluang mendapatkan pembeli baru.
Mengapa 20 stand UMKM menjadi peluang bagi pelaku usaha?
Safriadi menilai Gebyar Merah Putih dapat menjadi momentum penting bagi pelaku UMKM.
Interaksi langsung dengan konsumen dapat membantu pelaku usaha memahami kebutuhan pasar.
Mereka juga bisa memperkenalkan produk unggulan kepada masyarakat yang lebih luas.
Selain penjualan langsung, kegiatan tersebut membuka peluang memperluas jaringan pemasaran.
“Ini momen yang bagus untuk pelaku usaha. Dengan adanya stand, mereka bisa memperkenalkan produk,” katanya.
Pemerintah berharap peningkatan transaksi selama kegiatan ikut mendongkrak omzet UMKM.
Dampaknya diharapkan tidak berhenti selama acara berlangsung.
Jaringan konsumen baru dapat menjadi pasar potensial bagi produk lokal Mukomuko.
Ada pasar murah selama 10 hari, apa saja tujuannya?
Selain pameran UMKM, Disperindag Mukomuko juga menyiapkan pasar murah.