Sebaliknya, silent treatment yang dilakukan berulang kali tanpa penjelasan, berlangsung lama, atau sengaja digunakan untuk membuat pasangan cemas dan merasa bersalah perlu mendapat perhatian lebih serius.
Jangan Membalas dengan Sikap yang Sama
Ketika pasangan diam, hindari langsung membalas dengan mengabaikannya.
Cara tersebut justru dapat memperpanjang konflik dan membuat masalah semakin sulit diselesaikan.
BACA JUGA:Ingin Punya Mobil dengan Gaji Rp4 Jutaan? Ini Cara Menyiapkan Dananya
BACA JUGA:OPPO A5 Pro untuk Ojol, Ini 4 Fitur yang Bikin Aktivitas di Jalan Lebih Nyaman
Sebaliknya, berikan ruang secukupnya. Setelah suasana lebih tenang, ajak pasangan berbicara dengan pendekatan yang tidak menyalahkan.
Gunakan kalimat yang berfokus pada perasaan dan kebutuhan, bukan menyerang karakter pasangan.
Misalnya, sampaikan bahwa sikap diam membuat komunikasi menjadi sulit dan Anda ingin mencari solusi bersama.
Tetapkan Batasan dalam Hubungan
Selanjutnya, penting untuk menetapkan batasan yang sehat.
Pasangan berhak memiliki waktu untuk menenangkan diri, tetapi hubungan tetap membutuhkan komunikasi.
BACA JUGA:Filosofi Warna Logo IAINU Bengkulu: Dari Akar Tradisi Menuju Generasi Emas 2045
BACA JUGA:Bukan Sekadar Warna, Ini Makna Hijau dan Emas di Logo IAINU Bengkulu
Keduanya dapat menyepakati waktu untuk kembali membicarakan persoalan setelah emosi mereda.
Dengan begitu, jeda tidak berubah menjadi pengabaian tanpa batas.