Pers memiliki peran dalam membentuk pemahaman masyarakat melalui informasi yang diproduksi dan disebarkan.
Ia juga mengingatkan munculnya ancaman nonmiliter berupa perang kognitif.
Ancaman ini dapat memengaruhi pola pikir dan persepsi masyarakat melalui berbagai saluran informasi.
Bagaimana AI dan Algoritma Memengaruhi Ketahanan Nasional?
Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) turut mengubah cara informasi diproduksi dan disebarkan.
Penggunaan algoritma juga memengaruhi informasi yang diterima masyarakat.
Ace mengingatkan pentingnya kemampuan berpikir kritis agar masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang beredar.
Pemahaman terhadap dinamika tersebut menjadi bagian dari upaya menghadapi perang kognitif.
"Kita harus menyadari itu dan bisa jadi kita menjadi kekuatan yang dipakai," tutur Ace.
Pernyataan tersebut menekankan perlunya kewaspadaan terhadap pengaruh informasi.
Literasi digital dan kemampuan menilai informasi menjadi penting di tengah perkembangan teknologi.
Melalui kerja sama ini, PWI dan Lemhannas diharapkan meningkatkan kapasitas wartawan dalam memahami nilai-nilai kebangsaan.
Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kontribusi pers dalam menjaga persatuan dan ketahanan nasional.
Dalam penandatanganan tersebut, Akhmad Munir didampingi Wakil Sekretaris Jenderal Kadirah, Wakil Sekretaris Jenderal Haryo Ristamaji, serta Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum Anrico Pasaribu.