Telur Retak Masih Aman Dimakan? Kenali Resikonya

Senin 02-11-2026,10:12 WIB
Reporter : Hellen Yuliana
Editor : Hellen Yuliana

RAKYATBENGKULU.COM - Telur menjadi salah satu bahan makanan yang mudah diolah dan sering tersedia di dapur.

Namun, tidak sedikit orang menemukan telur dengan cangkang retak, baik saat membeli maupun ketika membawanya pulang.

Kondisi ini kerap menimbulkan pertanyaan: apakah telur retak masih aman dikonsumsi?

Jawabannya bergantung pada kapan retakan terjadi dan bagaimana kondisi telur setelahnya.

BACA JUGA:Samsung Galaxy Tab S10+ Cocok untuk Kuliah? Ini 5 Keunggulannya

BACA JUGA:Tetap Stylish Meski Cuma Antar Anak Sekolah, Ini 5 Gaya Outfit Mama Muda yang Bisa Ditiru

Cangkang telur berfungsi sebagai pelindung alami dari kontaminasi.

Ketika lapisan tersebut rusak, bakteri berpeluang masuk dan mencemari bagian dalam telur.

Karena itu, konsumen perlu memahami perbedaan telur yang sudah retak sebelum dibeli dan telur yang tidak sengaja pecah selama perjalanan atau saat berada di rumah.

Telur Retak Sebelum Dibeli Sebaiknya Dibuang

Pakar keamanan pangan sekaligus Direktur Alliance to Stop Foodborne Illness, Vanessa Coffman, PhD, mengingatkan bahwa telur yang sudah retak sebelum dibeli sebaiknya tidak dikonsumsi.

BACA JUGA:Tiwi/Fadia Juara HYLO Open 2026! Jonatan Christie Gagal

BACA JUGA:BNPB Terbitkan 8 Langkah Hadapi Musim Hujan 2026/2027, Daerah Diminta Siaga Bencana

“Jika retakan terjadi sebelum Anda membawa telur pulang, sebaiknya buang telur tersebut atau jangan membeli kartonnya,” kata Coffman seperti dikutip dari laman Health.

Retakan pada cangkang dapat menjadi jalur masuk bakteri, termasuk Salmonella.

Tags :
Kategori :

Terkait