Jangan Asal Klik Link! Ini 5 Data Pribadi yang Sering Dicuri Penipu

Minggu 08-11-2026,09:09 WIB
Reporter : Hellen Yuliana
Editor : Hellen Yuliana

RAKYATBENGKULU.COM - Kemudahan transaksi digital membuat berbagai aktivitas masyarakat semakin praktis.

Namun, di balik kemudahan tersebut, risiko penipuan online juga terus berkembang.

Pelaku memanfaatkan kelengahan pengguna dengan menyamar sebagai pihak resmi untuk mencuri data pribadi dan menguras rekening korban.

Modus yang sering digunakan adalah mengaku sebagai petugas Customer Service (CS) dari bank, e-commerce, perusahaan jasa pengiriman, hingga instansi pemerintah.

BACA JUGA:BSU 2026 Cair Rp900 Ribu Sekaligus, Cek Disini

BACA JUGA:Rawan Banjir dan Longsor, Mukomuko Butuh Lebih Banyak Desa Tangguh Bencana

Mereka biasanya menghubungi korban melalui telepon, pesan singkat, atau media sosial.

Untuk meyakinkan calon korban, pelaku dapat menciptakan suasana panik melalui ancaman pemblokiran akun atau menawarkan hadiah dan bantuan yang menggiurkan.

Setelah korban percaya, pelaku mulai meminta informasi rahasia, mengirim tautan mencurigakan, hingga mengarahkan korban melakukan transaksi tertentu.

Karena itu, masyarakat perlu mengenali data pribadi yang paling sering menjadi sasaran penipuan.

BACA JUGA:PAD Mukomuko Sudah Tembus 82 Persen, BKD Optimistis Tembus 90 Persen di Akhir Tahun

BACA JUGA:Lenovo Tab Extreme Dibekali RAM 12 GB, Ini Keunggulannya

1. Nama Lengkap dan Nomor Telepon

Nama lengkap dan nomor telepon sering dianggap sebagai informasi biasa.

Padahal, kedua data tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi pelaku untuk menjalankan penipuan.

Tags :
Kategori :

Terkait