Pemkab Kaur Pastikan Stok Sembako Aman Selama Ramadan, Harga Masih Stabil
Foto bersama pengecekan Pasar Inpres oleh Pemkab Kaur, Polres Kaur dan pihak lainnya--Ical/rakyatbengkulu.com
BINTUHAN, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok atau sembako dalam kondisi aman dan mencukupi selama bulan suci Ramadan tahun ini.
Kepastian tersebut didapat setelah Pemkab Kaur bersama Polres Kaur melakukan pengecekan langsung terhadap stok bahan pangan di Pasar Inpres Bintuhan beberapa waktu lalu.
Dari hasil pemantauan di lapangan, ketersediaan bahan pokok masih stabil dan belum ditemukan gejolak harga yang signifikan.
Kepala Disperindagkop Kaur Dyki Marianto, S.Si, M.Ap. mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak guna mengantisipasi lonjakan permintaan bahan pokok yang biasanya terjadi menjelang dan selama Ramadan.
BACA JUGA:Antisipasi Perundungan Pelajar, Disdikbud Mukomuko Tingkatkan Pengawasan di Sekolah
BACA JUGA:Pintu Toilet Terkunci Lama, Mahasiswa Asal Kedurang Ditemukan Meninggal di Kos
"Kita ingin pastikan, selama Ramadan ini ketersediaan bahan pokok ini aman tidak ada kendala," kata Dyki.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional di wilayah Kabupaten Kaur, stok kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, telur ayam, hingga daging sapi dan ayam masih dalam kondisi aman.
Meski demikian, beberapa komoditas terpantau mengalami kenaikan harga tipis.
Namun kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan belum menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.
"Ada kenaikan, tapi masih dalam batas kewajaran dan itu belum begitu jadi permasalahan," ujar Dyki.
Dyki menambahkan, kenaikan harga tersebut dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Ramadan.
Kendati demikian, pihaknya memastikan tidak ada indikasi praktik penimbunan barang oleh oknum tertentu.
BACA JUGA:Pemkab Mukomuko Siapkan Pembekalan untuk Petugas Amil Zakat, Ini Tujuannya
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



