Dorong Knowledge Management, Pertamina Hadirkan Perpustakaan Digital Pekerja
Tingkatkan semangat literasi pekerja, Pertamina hadirkan perpustakaan digital.--HO Pertamina/rakyatbengkulu.com
Kegiatan diakhiri dengan talkshow, mengusung tema “In this Economy : “Does Literacy (Still) Matter?”. Tema ini mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk merefleksikan relevansi literasi, baik pengetahuan, keterampilan, maupun kesadaran kritis di tengah tekanan ekonomi global dan dinamika transformasi energi yang terus berkembang. Menghadirkan pembicara, Hanna Keraf Co Founder Du'Anyam dan CEO Krealogi serta Ryan Adriandhy, sutradara film animasi JUMBO.
BACA JUGA:Pertamina Ungkap Strategi Ketahanan Energi Nasional di IPA Convex 2026
BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Pastikan Kesiapan Distribusi Energi Jelang Idul Adha 1447 H
Sementara itu, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menjelaskan sebagai perusahaan energi terintegrasi terbesar di Indonesia, Pertamina juga mendukung pengembangan pengetahuan di bidang energi.
"Perjalanan panjang Pertamina yang telah berusia lebih dari 6 dasawarsa, tentunya melahirkan berbagai inovasi yang perlu untuk terus diwariskan ke generasi-generasi berikutnya. Pengalaman dan pengetahuan pribadi-pribadi para pekerja menjadi pengetahuan perusahaan. Ini tentunya dapat tercapai melalui pengelolaan knowledge management yang baik," ujar Baron.
Hadirnya aset pengetahuan perusahaan dalam bentuk digital, kata Baron untuk akan semakin membuka kesempatan peningkatan budaya literasi bagi seluruh pekerja.
"Semua organisasi besar memiliki aset pengetahuan perusahaan. Tapi aset pengetahuan yang besar itu tidak akan berguna jika tidak bisa diakses dan dipelajari. Untuk itulah Pertamina menghadirkan Tugu PertaLibs," tutup Baron.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


