HONDA

Performa Merosot Tajam, Tottenham Hotspur Resmi Pecat Igor Tudor

Performa Merosot Tajam, Tottenham Hotspur Resmi Pecat Igor Tudor

Performa Merosot Tajam, Tottenham Hotspur Resmi Pecat Igor Tudor--

RAKYATBENGKULU.COM - Manajemen Tottenham Hotspur mengambil langkah drastis guna menyelamatkan sisa musim 2025/26 dengan memutus kontrak manajer mereka. 

Klub Liga Inggris Tottenham resmi memecat pelatih Igor Tudor setelah sebelumnya hanya enam pekan menangani klub asal London Utara tersebut. 

Keputusan ini diambil setelah serangkaian hasil negatif yang membuat posisi The Lilywhites semakin terjepit di kompetisi domestik maupun Eropa.

Igor Tudor didatangkan oleh Tottenham pada 14 Februari 2026 untuk menggantikan pelatih asal Denmark Thomas Frank yang diberhentikan. 

BACA JUGA:Garuda Indonesia Stop Terbang ke Bengkulu, Last Flight 28 Maret 2026 Karena Penumpang Minim

BACA JUGA:Rumah dan PAUD Burniar Ceria Terbakar, Gubernur Bengkulu Serahkan Bantuan Rp20 Juta untuk Sulastri

Namun, kehadiran pria asal Kroasia ini nyatanya tidak memberikan dampak instan yang diharapkan oleh manajemen dan pendukung klub. 

Selama enam pekan menangani The Lilywhites, pelatih berkebangsaan Kroasia tersebut hanya menjalani tujuh pertandingan di berbagai ajang dan mengemas rata-rata 0,57 poin. 

Angka ini dianggap terlalu rendah bagi standar klub yang berbasis di London Utara tersebut.

Pada tujuh pertandingan tersebut, Tottenham bersama Tudor hanya mampu mengemas satu kemenangan, satu hasil imbang dan menelan lima kekalahan. 

BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Usulkan 6 Kampung Nelayan Merah Putih 2026, Tiap Lokasi Dapat Rp25 Miliar

BACA JUGA:Ancaman Krisis Energi Global, Pemprov Bengkulu Siapkan WFA hingga Imbauan Pegawai Kurangi Kendaraan Pribadi

Catatan statistik yang mengecewakan ini menjadi landasan kuat bagi manajemen untuk segera mencari nakhoda baru. 

Satu-satunya kemenangan yang didapatkan Tudor bersama Tottenham adalah pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions ketika mengalahkan Atletico Madrid 3-2 di London, namun kemenangan itu tidak cukup membawa mereka melaju ke babak selanjutnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: