HONDA

Idulfitri dan Ketimpangan Sosial: Refleksi yang Tak Boleh Hilang

Idulfitri dan Ketimpangan Sosial: Refleksi yang Tak Boleh Hilang

Penulis Nugroho Tri Putra, M.I.Kom mencoba merefleksikan makna bahwa Idulfitri bukan hanya tentang "kembali bersih", tapi juga "berbagi keadilan".--dokumen/rakyatbengkulu.com

Sebab tanpa refleksi, Idulfitri hanya akan menjadi perayaan tahunan yang berulang tanpa makna. Namun dengan refleksi, ia bisa menjadi titik balik bukan hanya bagi diri kita sendiri, tetapi juga bagi masyarakat secara keseluruhan.

Mungkin kita tidak bisa menghapus ketimpangan sosial dalam semalam. Tetapi kita selalu bisa memulainya dari kepedulian kecil, dari tindakan nyata, dan dari kesadaran bahwa kebahagiaan sejati adalah ketika tidak ada yang merasa tertinggal.

Di tengah gema takbir yang terus berkumandang, semoga kita tidak hanya kembali menjadi suci, tetapi juga menjadi lebih peduli.

Karena pada akhirnya, Idulfitri bukan hanya tentang kita—tetapi tentang semua.

 

*Penulis adalah Praktisi Komunikasi Pemerintah Daerah

Bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bengkulu

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: