HONDA

Islam dan Kemiskinan; Quo Vadis?

Islam dan Kemiskinan; Quo Vadis?

Islam dan Kemiskinan menjadi perhatian bersama. Syaiful Anwar mengemukakan, data BPS menunjukkan kemiskinan masih menjadi tantangan nasional. Dalam Islam, pengentasan kemiskinan menuntut sinergi pemerintah, masyarakat, zakat, infak, dan pembangunan ekonom--Screenshot/rakyatbengkulu.com

Lalu, pemerintah berperan apa? 

Inilah yang perlu kita diskusikan!  

BACA JUGA:Prabowo Bersih-Bersih BUMN: Selamat Tinggal Penggerogot Uang Negara

BACA JUGA:Muharram Mengingatkan Kita: Kezaliman Menghancurkan Negeri, Taubat Menghadirkan Rahmat

Berikut adalah ayat-ayat utama tentang hal tersebut: 

• Q.S. Adz-Dzariyat Ayat 19: Menetapkan hak fakir miskin pada harta orang kaya.

"Dan pada harta benda mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian (tidak meminta-minta)."

• Q.S. Al-Hasyr Ayat 7: Menekankan pemerataan ekonomi agar harta tidak beredar hanya pada golongan tertentu.

"...Agar harta itu jangan hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu..."

• Q.S. Al-Baqarah Ayat 215: Menjadikan keluarga dan fakir miskin sebagai prioritas utama dalam bersedekah.

"Mereka bertanya kepadamu (tentang) apa yang mereka nafkahkan.

Jawablah: 'Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan...'"

• Q.S. Al-Baqarah Ayat 273: Kewajiban membantu mereka yang menjaga diri dari meminta-minta.

"...Orang yang tidak tahu menyangka mereka orang kaya karena mereka memelihara diri dari meminta-minta.

Kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak..." 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: