HONDA

20.214 Kuota Program Pra Kerja

20.214 Kuota Program Pra Kerja

BENGKULU - Sejak diluncurkan program kartu pra kerja beberapa bulan yang lalu, sampai saat ini tercatat sebanyak 7.986 kuota kartu pra kerja tersebut. Ini disampaikan oleh Kepala Disnaker Provinsi Bengkulu, Sudoto, M.Pd melalui Koordinator posko pra kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu, Widhiswastya.

Ia menyampaikan terhitung bulan Juli, untuk Kuota Program ini dipastikan masih memadai. Terhimpun ada sebanyak 28.200 kartu prakerja untuk Provinsi Bengkulu. Saat ini baru terisi sebanyak 7.986 kuota sehingga masih ada 20.214 kuota lagi," kata Widhiswastya, kemarin.

Ia menyampaikan tahapan program prakerja saat ini sudah sampai gelombang 3 dari 30 gelombang yang dibuka. Selain itu, untuk administrasi pembayaran insentif yang sebelumnya sempat terhenti karena dievaluasi KPK  sekarang sudah bisa dilakukan.

“Namun saat ini untuk pembayaran sudah diberikan termasuk untuk pelatihan,” ujarnya

Untuk diketahui, para pemakai kartu pra kerja ini diberikan insentif dibayarkan sesudah mengikuti pelatihan. Kemudian akan mendapatkan jadwal penerimaan insentif tersebut. “Sampai saat ini untuk gelombang ke empat belum dibuka,” tambahnya.

Saat evaluasi KPK pembayaran sempat ditunda, namun terhitung akhir Juni yang lalu pembayaran sudah diberikan. Untuk jumlah pembayaran insentif sendiri pihaknya masih menunggu data dari Kementerian Tenaga Kerja Pusat. Karena hingga saat ini pihak kementerian belum memberikan data jumlah realisasi pembayaran yang sudah diberikan.

Untuk diketahui, manfaat bagi pemegang Program Kartu pra kerja akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 3.550.000. Bantuan ini terdiri dari biaya pelatihan sebesar 1 juta, insentif pasca pelatihan sebesar 600 ribu perbulan selama 4 bulan, dan survey kebekerjaan sebesar 150 ribu. “Kita sudah menyurati agar mengetahui jumlah pembayaran tersebut, kita masih menunggu,” tukasnya.

Sementara untuk pendaftaran hanya perlu menyiapkan KTP, dan beberapa administrasi lainnya yang harus dipersiapkan. Nantinya para peserta ini, akan mendapatkan pelatihan ketrampilan. Dimana diberikan bagi masyarakat yang mungkin tidak berkerja. Juga termasuk masyarakat yang terdampak Covid-19 saat ini. (war)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: