HONDA

Tolak Ajakan Minum Tuak, Dua Pelajar Dikeroyok

Tolak Ajakan Minum Tuak, Dua Pelajar Dikeroyok

 

BENGKULU, rakyatbengkulu.com - Lantaran menolak ajakan nongkrong untuk minum tuak, ME (17) dan rekannya MA (18) menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah pemuda.

Akibatnya kedua korban mengalami luka - luka dan memar di beberapa bagian tubuh.

Dijelaskan salah satu korban, peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi di kawasan Jalan Beringin Kelurahan Padang, Jumat (15/5) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Berawal pada saat sebelum kejadian, sore harinya korban tengah duduk di salah satu warung di kawasan tersebut dengan sejumlah pemuda yang dikenal korban. BACA JUGA: Alami 16 Jahitan, Kondisi Aipda Yayadi Makin Membaik, Pelaku Mabuk Tuak Plus Samcodin

"Ceritanya, waktu sore aku duduk di warung ada rombongan (terduga pelaku, red) di sana. Nah salah satunya ngajak aku untuk minum tuak. Namun aku dak galak (tidak mau, red) karena mau buka puasa," sampai korban, Sabtu (16/4).

Usai menerima tawaran tersebut, korban kemudian langsung pulang untuk berbuka. Selanjutnya saat malam harinya korban kembali duduk di warung tersebut.

Kemudian beberapa orang pelaku yang ditemuinya sore hari tadi, mendekati korban. Diduga lantaran tidak terima ajakannya sore tadi ditolak oleh korban, para pelaku melakukan pemukulan kepada korban.

"Pas malam aku duduk lagi di warung, kemudian mereka kembali datang. Langsung mukul dan mengeroyok. Kira-kira ada lima orang yang mengeroyok," sambungnya.

Pada saat korban MA dikeroyok, datanglah korban ME mendekat dan mencoba melerai. Namun lantaran tidak terima dilerai malah korban ME juga menjadi sasaran para pelaku tersebut.

"Waktu itu datang kawan aku ini mencoba menolong dan melerai, tapi malah dia juga dikeroyok," jelasnya. BACA JUGA: Dua Hari Tak Ada Kabar, Petani Ditemukan Tergantung di Pohon Jengkol

Akibat peristiwa tersebut korban mengalami luka - luka dan memar di bagian hidung, kepala dan punggung.

Untuk korban ME sepeda motornya juga dirusak oleh para pelaku yang diduga merupakan warga setempat. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. (tok)

Simak Video Berita 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: