baner atas dalam artikel  2023

Ini Strategi Kemendikbud Atasi Masalah Pengangguran di Indonesia

Ini Strategi Kemendikbud Atasi Masalah Pengangguran di Indonesia

Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) yang diusung Direktorat Kursus dan Pelatihan (Ditsuslat), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), terbukti dapat menjadi salah satu sol--dokumen/rakyatbengkulu.com

 

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM - Permasalahan pengangguran di negeri ini masih terus ditangani pemerintah. Sehingga diperlukannya kolaborasi dengan pemangku kepentingan untuk mengatasi angka pengangguran.

Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) yang diusung Direktorat Kursus dan Pelatihan (Ditsuslat), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), terbukti dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi pengangguran. 

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Kiki Yuliati, dalam Peluncuran Program PKK dan PKW, Bantuan Pemerintah untuk Anak Usia Sekolah Tidak Sekolah Tahun 2023. 

Sebagaimana dikatakan Dirjen Diksi, PKK dan PKW terutama di masa pandemi menjadi ‘penyelamat’ bagi anak-anak yang berasal dari golongan ekonomi lemah untuk bisa melanjutkan pendidikannya melalui jalur kursus dan pelatihan. 

BACA JUGA:Salurkan Dana BOSP 2023, Kemendikbudristek Kolaborasi dengan Kemenkeu dan Kemendagri

BACA JUGA:Kabar Gembira! 33.559 Guru Terpilih Program Guru Penggerak Kemendikbud, Cek Nama Anda di Sini

Namun, hal ini tentunya optimalisasi program ini tak lepas dari peran para pemangku kepentingan (stakeholder) pendidikan di berbagai daerah yang berkomitmen mendukung PKK dan PKW sehingga dapat terlaksana dengan baik di lapangan.

Maka dari itu, dirinya mengimbau agar pemerintah daerah (Pemda) dapat terus memfasilitasi melalui berbagai kebijakan dan anggaran. 

Hal tersebut guna memastikan peserta didik di lembaga kursus dan pelatihan (LKP) mendapat bekal yang relevan dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). 

Kepada pimpinan LKP, ia juga mengimbau untuk merancang materi pembelajaran yang fleksibel bersama DUDI.

BACA JUGA:Miris! Puluhan ASN di Daerah Ini Nikmati Bansos, Pj Bupati Minta Dikembalikan

BACA JUGA:Khusus Sarjana Ada Kesempatan Menjadi Polisi, Segera Cek di Sini Syarat dan Lulusan yang Dibutuhkan

Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi seluruh mitra yang selama ini turut mendukung dan bekerja sama menyukseskan PKK dan PKW sehingga dapat berjalan secara optimal dan berkesinambungan. 

Sumber: