Curah Hujan Ekstrem, Irigasi Napal Cuguk di Desa Sukarami Bengkulu Selatan Roboh, Petani Merugi
Curah Hujan Ekstrem, Irigasi Napal Cuguk di Desa Sukarami Bengkulu Selatan Roboh, Petani Merugi--Heru Dirgantara/rakyatbengkulu.com
BENGKULU SELATAN, RAKYATBENGKULU.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bengkulu Selatan dalam beberapa pekan terakhir membawa dampak serius bagi masyarakat, khususnya di Desa Sukarami, Kecamatan Air Nipis.
Saluran irigasi Napal Cuguk yang menjadi sumber air utama bagi petani padi dan ikan air tawar di kawasan tersebut dilaporkan roboh akibat derasnya aliran air.
Akibat kerusakan ini, para petani di Desa Sukarami dan sekitarnya mengalami kerugian signifikan karena pasokan air terganggu.
BACA JUGA:LDR dan Kesehatan Mental: Cinta Jarak Jauh, Tantangan Dekat di Pikiran
BACA JUGA:Boleh Nggak Sih? Ini Tips Aman Konsumsi Makanan Pedas bagi Ibu Menyusui
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkulu Selatan, Ir. H. Teddy Setiawan, ST., MM., M.Si., langsung meninjau lokasi pada 9 April 2025 lalu bersama jajaran Polsek Seginim.
"Tim kami sudah mengecek lokasi. Panjang saluran yang rusak sekitar 10 meter, dengan kedalaman 4,5 meter dan lebar 4 meter. Ini jelas membutuhkan penanganan segera," ujar Teddy saat dikonfirmasi Minggu, 13 April 2025.
Sebagai upaya tanggap darurat, warga bersama-sama melakukan perbaikan sementara dengan membendung saluran menggunakan karung berisi pasir.
BACA JUGA:Sengketa Tapal Batas Lebong vs Bengkulu Utara: Dua Bupati Sepakat Tempuh Jalan Damai
BACA JUGA:Jangan Abaikan! Ini Dampak Negatif Membiarkan Bayi Menangis Terlalu Lama
“Kami sangat mengapresiasi gotong royong warga. Tapi tentu ini hanya solusi sementara. Perlu pembangunan ulang secara permanen agar fungsi irigasi kembali normal,” jelas Teddy.
Teddy juga memastikan bahwa pihaknya sudah menyiapkan langkah lanjutan.
Rencana pembangunan kembali saluran irigasi tersebut akan diusulkan dalam perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mendatang.
“Ini menjadi prioritas. Kami akan percepat proses administrasi agar perbaikan permanen bisa segera dilaksanakan,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

