Waspadai Tautan Palsu PPPK 2025, Ini Fakta Sebenarnya

Peserta seleksi PPPK Tahap II yang saat ini tinggal menunggu pengumumanm kelulusan--Dok/KORANRB.ID
Ini menjadi indikasi kuat bahwa laman tersebut merupakan bagian dari modus penipuan phising.
Tujuannya tak lain untuk mengumpulkan data pribadi yang bisa disalahgunakan.
BACA JUGA:Pemkab Lebong Terima Dana Opsen Pajak 1,3 Miliar, Ini Sumbernya
BACA JUGA:Rayakan Idul Adha, Astra Motor Bengkulu Tebar Manfaat Lewat Penyerahan Hewan Kurban
Perlu dipahami, situs resmi milik pemerintah tidak pernah meminta data secara sembarangan, dan selalu menggunakan domain resmi seperti .go.id.
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak sembarangan mengklik tautan mencurigakan dan selalu memverifikasi informasi melalui saluran resmi, baik situs BKN maupun media sosial lembaga pemerintah terkait.
Masyarakat yang berniat mendaftar sebagai ASN atau PPPK harus lebih waspada dan memahami alur seleksi yang benar.
Proses resmi melibatkan pendaftaran akun, pemilihan jenis seleksi, pengunggahan dokumen, serta pencetakan kartu pendaftaran melalui portal SSCASN.
BACA JUGA:Wahyu Laksono Akhirnya Dipindah ke Bengkulu, Terseret Kasus Dugaan Korupsi Ratusan Miliar
Dengan demikian, unggahan yang beredar pada 28 Mei 2025 tentang dibukanya pendaftaran PPPK adalah tidak benar.
Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan digital, khususnya yang berkaitan dengan rekrutmen pegawai pemerintah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: