HONDA

Sambut Tahun Baru, MUI Kota Bengkulu Ajak Warga Perbanyak Muhasabah

Sambut Tahun Baru, MUI Kota Bengkulu Ajak Warga Perbanyak Muhasabah

Ketua MUI Kota Bengkulu, Yul Kamra--Riko/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Menjelang pergantian tahun Masehi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bengkulu mengingatkan masyarakat agar tidak memaknai momen tersebut sebatas perayaan seremonial semata.

Masyarakat diajak menjadikan akhir tahun sebagai momentum refleksi diri (muhasabah), sekaligus kesempatan untuk memperbaiki kualitas keimanan, akhlak, dan kehidupan sosial.

Ketua MUI Kota Bengkulu, Yul Kamra, menilai pergantian tahun merupakan titik penting untuk mengevaluasi perjalanan hidup selama satu tahun ke belakang, sekaligus menyusun niat dan langkah menuju masa depan yang lebih baik.

Menurutnya, introspeksi diri menjadi kunci agar setiap individu mampu menyadari kekurangan, memperbaiki kesalahan, serta meningkatkan kualitas iman dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA:Operasi Lilin Nala 2025, Kapolres Mukomuko Pastikan Kesiapan Pos Pengamanan

BACA JUGA:Atraksi 500 Dol Jadi Puncak Launching Kawasan Wisata Belungguk Point, Persiapan Sudah 100 Persen

“Pergantian tahun seharusnya menjadi ruang perenungan, bukan hanya euforia. Ini saat yang tepat untuk memperbaiki diri dan memperkuat keimanan,” ujar Yul Kamra, Sabtu 27 Desember 2025.

Selain refleksi pribadi, Yul Kamra juga mengajak masyarakat untuk menumbuhkan kepekaan sosial, terutama dengan melihat berbagai bencana dan musibah yang melanda sejumlah daerah di Indonesia.

 Menurutnya, kondisi tersebut patut dijadikan bahan renungan agar masyarakat lebih bijak dalam bersikap dan bertindak.

Ia menegaskan bahwa berbagai kegiatan yang tidak memberikan manfaat sebaiknya dihindari, khususnya pada malam pergantian tahun. Sebaliknya, masyarakat dianjurkan mengisi waktu dengan aktivitas yang bernilai ibadah dan mendatangkan ketenangan batin.

MUI Kota Bengkulu merekomendasikan sejumlah kegiatan keagamaan, seperti zikir bersama, doa, tausiyah, tahlil, serta bentuk ibadah lainnya yang dapat dilakukan secara pribadi, bersama keluarga, maupun di lingkungan sekitar.

 Hal ini juga sejalan dengan arahan Pemerintah Daerah terkait peringatan malam Tahun Baru yang diisi dengan kegiatan keagamaan.

“Ada banyak cara yang lebih positif dan bermakna untuk menyambut tahun baru, salah satunya dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mendoakan kebaikan untuk bangsa dan negara,” jelasnya.

BACA JUGA:Gol Dorgu Antar MU Tekuk Newcastle, Setan Merah Naik ke Lima Besar

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: