Dzikir Akbar Tutup Tahun 2025, Gubernur Helmi Hasan Ajak Warga Bengkulu Perbanyak Doa
Dzikir Akbar Tutup Tahun 2025, Gubernur Helmi Hasan Ajak Warga Bengkulu Perbanyak Doa--
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Mengakhiri tahun 2025, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengajak seluruh masyarakat menjadikan malam pergantian tahun sebagai momentum refleksi spiritual dengan memperbanyak doa dan ikhtiar demi keselamatan serta kebaikan Provinsi Bengkulu.
Ajakan tersebut disampaikan Helmi Hasan saat menghadiri kegiatan Dzikir Akbar dan doa bersama yang digelar di Masjid Baitul Izzah, Rabu 31 Desember 2025 malam.
Kegiatan keagamaan ini diikuti ratusan jamaah dan dihadiri unsur pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Dalam sambutannya, Helmi Hasan menegaskan bahwa manusia memiliki keterbatasan dan tidak dapat berdiri sendiri tanpa pertolongan Tuhan.
BACA JUGA:Enam Hari Sebelum Pensiun, Tenaga Honorer RSJ Bengkulu Akhirnya Terima SK PPPK
BACA JUGA:4.369 PPPK Paruh Waktu Resmi Dilantik, Gubernur Helmi Hasan Ingatkan Tugas Utama Bantu Rakyat
Oleh sebab itu, akhir tahun dinilai sebagai waktu yang tepat untuk kembali mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
“Di akhir tahun ini kita harus sadar bahwa manusia itu lemah. Kita butuh pertolongan Tuhan. Karena itu saya mengajak seluruh umat beragama untuk berdoa sesuai keyakinannya masing-masing. Yang Muslim di masjid, Nasrani di gereja, begitu juga umat Hindu, Buddha, dan Konghucu,” ujar Helmi.
Gubernur Bengkulu itu berharap doa yang dipanjatkan secara bersama-sama dapat menjadi benteng spiritual bagi daerah, mengingat Bengkulu dikenal sebagai wilayah dengan potensi kebencanaan yang cukup tinggi.
“Bengkulu sering disebut daerah rawan bencana, bahkan masuk zona merah. Tapi kita percaya, jika Tuhan menjaga, maka tidak akan ada musibah yang menimpa,” lanjutnya.
BACA JUGA:Tak Perlu ke Kantor Polisi, Layanan Darurat 110 Polresta Bengkulu Respons Cepat 24 Jam
BACA JUGA:Sepanjang 2025, Polresta Bengkulu Tangani 2.038 Kasus Kriminal
Helmi Hasan juga menyinggung pengalaman Bengkulu yang beberapa kali diguncang gempa bumi, namun tidak menimbulkan kerusakan berarti maupun korban jiwa. Menurutnya, hal tersebut tidak terlepas dari upaya lahir dan batin yang terus dijaga secara konsisten.
“Kita pernah beberapa kali gempa, tapi alhamdulillah tidak ada bangunan rusak dan tidak ada korban. Itulah yang kita harapkan terus ke depan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

