Trump Tegaskan AS Tak Akan Serang Kuba Usai Operasi Venezuela
--antaranews.com/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan AS tidak merencanakan operasi militer terhadap Kuba.
Pernyataan itu disampaikan Trump pada Sabtu, 3 Januari 2026.
Trump menyebut Kuba sebagai negara yang sedang mengalami kegagalan sistemik, sebagaimana dilansir antaranews.com.
Ia menilai sistem politik dan ekonomi Kuba tidak berjalan baik bagi rakyatnya.
Dalam wawancara dengan The New York Post, Trump menepis isu serangan militer ke Kuba.
BACA JUGA:Prabowo Bahas Hilirisasi Rp100 Triliun dan Waste to Energy
BACA JUGA:BNPB Catat 1.177 Korban Tewas Bencana Sumatera
Ia menegaskan opsi militer tidak masuk dalam agenda Washington saat ini.
Menurut Trump, kondisi Kuba memang memprihatinkan dan berpotensi dibahas di masa depan.
Namun, pembahasan tersebut tidak terkait tindakan militer.
Pernyataan itu muncul di tengah sorotan global terhadap kebijakan AS di Amerika Latin.
Sorotan meningkat usai operasi militer AS terhadap Venezuela.
Trump sebelumnya mengumumkan AS melancarkan serangan besar-besaran ke Venezuela.
Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya disebut telah ditangkap.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



