HONDA

4 Warga Bengkulu Korban TPPO di Kamboja Segera Dipulangkan

4 Warga Bengkulu Korban TPPO di Kamboja Segera Dipulangkan

Rapat dengar pendapat DPRD Provinsi Bengkulu bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu terkait TPPO WNI asal Bengkulu di Kamboja--Riko/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM — Pemerintah Provinsi Bengkulu mengambil langkah cepat untuk memulangkan empat warga Kota Bengkulu yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja. 

Proses pemulangan saat ini telah memasuki tahap akhir setelah dilakukan koordinasi intensif lintas instansi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menegaskan bahwa pemerintah daerah bergerak cepat dalam menangani kasus kemanusiaan tersebut. 

Seluruh perangkat daerah terkait dilibatkan, dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menjadi ujung tombak koordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kamboja.

BACA JUGA:Progres Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Mukomuko Capai 100 Persen di Dua Desa

BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Siapkan BPJS Ketenagakerjaan untuk Sopir Pengangkut Sampah

“Pemprov memastikan proses ini berjalan cepat. Melalui Disnakertrans, koordinasi dengan KBRI sudah dilakukan agar para korban bisa segera kembali ke tanah air,” ujar Herwan, Senin 2 Februari 2026.

Herwan mengungkapkan, kendala utama yang sempat menghambat pemulangan adalah persoalan pembiayaan, khususnya untuk tiket perjalanan dari Kamboja ke Indonesia. 

Namun, permasalahan tersebut kini mulai menemukan titik terang setelah dilakukan pembahasan bersama DPRD Provinsi Bengkulu.

“Masalah biaya transportasi sudah kita bahas secara serius. Alhamdulillah, solusi mulai terlihat,” lanjutnya.

Solusi tersebut dihasilkan melalui rapat bersama Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu yang turut melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Baznas menyatakan kesiapannya memberikan dukungan kemanusiaan bagi para korban TPPO.

“Baznas menyatakan komitmennya membantu pembiayaan pemulangan. Ini bentuk nyata kepedulian terhadap korban perbudakan modern,” ungkap Herwan.

BACA JUGA:Step Up dengan Generasi Terbaru, All New Honda Vario 125 Semakin Keren dan Sporti

BACA JUGA:Janji Hentikan Kasus dengan Imbalan Uang, 2 Oknum Polisi di Bengkulu Kena OTT

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: