ASN Bengkulu WFA Diawasi E-Presensi, Pemprov Pastikan Layanan Tetap Optimal
Pj Sekda Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni--Riko/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Provinsi Bengkulu memperketat pengawasan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) sejak awal Februari 2026 dengan mengoptimalkan penerapan sistem e-presensi berbasis digital.
Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan kinerja dan pelayanan publik tetap berjalan optimal di tengah penerapan pola kerja fleksibel, baik Work From Office (WFO) maupun Work From Anywhere (WFA).
Sistem e-presensi diberlakukan tanpa pengecualian bagi seluruh ASN, termasuk mereka yang bekerja dari kantor maupun yang menjalankan tugas secara jarak jauh.
Digitalisasi presensi ini memungkinkan pemantauan kinerja ASN secara real time dan lebih terukur.
BACA JUGA:Kombes Pol Rahmad Hidayat Jabat Kapolresta Bengkulu, Sertijab Dijadwalkan Besok di Polda
BACA JUGA:Jelang Ramadan, Polda Bengkulu Bongkar Rumah Produksi Arak di Kepahiang dan Rejang Lebong
Pj Sekda Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengatakan kebijakan WFA masih akan diterapkan setidaknya selama satu bulan ke depan sambil dilakukan evaluasi.
Saat ini, Pemprov Bengkulu menerapkan skema kerja 25 persen ASN bekerja dari kantor dan 75 persen lainnya menjalankan WFA.
“Untuk sementara, pola kerja ASN masih kita terapkan dengan skema 25 persen WFO dan 75 persen WFA. Kebijakan ini masih akan berjalan satu bulan ke depan sambil terus kita evaluasi,” ujar Herwan Antoni.
Menurutnya, penerapan pola kerja fleksibel tersebut merupakan bagian dari strategi efisiensi anggaran, terutama untuk menekan biaya operasional perkantoran.
BACA JUGA:Siap-Siap Kejutan Semesta! Inilah Ramalan untuk 5 Shio di Tanggal 4 Februari 2026
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Pasang Target Tinggi, Kinerja 14 Kepala Dinas Baru Dievaluasi 3 Bulan
Namun demikian, Pemprov Bengkulu membuka peluang penerapan WFA secara penuh apabila hasil evaluasi menunjukkan penghematan anggaran belum optimal.
“Kalau nanti hasil evaluasi menunjukkan penghematan belum maksimal, tidak menutup kemungkinan WFA akan kita terapkan secara 100 persen,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

