HONDA

Pemprov Bengkulu Terapkan Digitalisasi Pajak BBM, PAD Ditargetkan Naik

Pemprov Bengkulu Terapkan Digitalisasi Pajak BBM, PAD Ditargetkan Naik

Pemprov Bengkulu Terapkan Digitalisasi Pajak BBM, PAD Ditargetkan Naik--

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menyiapkan sistem digitalisasi pajak bahan bakar minyak (BBM) sebagai upaya memperkuat pengawasan dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Terobosan tersebut diwujudkan melalui penerapan sistem pelaporan BBM berbasis aplikasi elektronik yang mewajibkan seluruh pelaku usaha melaporkan aktivitas penyaluran dan konsumsi BBM secara daring.

Kebijakan ini menyasar berbagai sektor pengguna BBM skala besar, mulai dari SPBU, perusahaan perkebunan, konstruksi, hingga penyedia jasa alat berat.

Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bengkulu, Riki Hariantoni, menyampaikan bahwa sistem digital ini dirancang untuk menciptakan transparansi dan akurasi data penggunaan BBM yang selama ini sulit diperoleh melalui metode manual.

BACA JUGA:Pemkab Mukomuko Bangun Jalan RSUD, Anggaran Rp1,5 Miliar Disiapkan

BACA JUGA:Bengkulu Berpotensi Dapat 1.000 Unit Bantuan Rumah dari Pemerintah Pusat

“Dengan sistem digital, pemerintah bisa memantau penggunaan BBM secara langsung dan terintegrasi. Ini sangat membantu kami dalam memastikan kepatuhan wajib pajak, termasuk mendeteksi perusahaan yang tidak menggunakan BBM bersubsidi,” ujar Riki.

Ia menjelaskan, pengembangan aplikasi pelaporan BBM tersebut hampir rampung dan kini memasuki tahap akhir pengujian.

Selain itu, Bapenda Provinsi Bengkulu juga telah melakukan koordinasi dengan Pertamina MOR II Palembang untuk menyelaraskan sistem pelaporan yang akan diterapkan di daerah.

“Progresnya sudah mencapai sekitar 98 persen. Kami sudah berkomunikasi dengan Pertamina terkait rencana penerapan pelaporan elektronik ini. Jika tidak ada kendala, peluncurannya akan dilakukan pada awal Februari,” pungkasnya.

Ke depan, Bapenda Bengkulu menargetkan seluruh wajib pajak pengguna BBM beralih sepenuhnya ke sistem digital tersebut.

BACA JUGA:DPRD Dorong Transformasi TPA Bengkulu Jadi Tempat Pemrosesan Residu

BACA JUGA:Pesta Lima Gol, Atletico Madrid Singkirkan Real Betis dari Copa del Rey

Pemprov Bengkulu optimistis, penerapan aplikasi pelaporan BBM ini tidak hanya memperketat pengawasan distribusi bahan bakar, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan PAD secara berkelanjutan dari sektor pajak BBM.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: