HONDA

Pemkot Bengkulu Kebut Progres Program Smart City, Perwal Ditarget Rampung Tahun 2026

Pemkot Bengkulu Kebut Progres Program Smart City, Perwal Ditarget Rampung Tahun 2026

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bengkulu, Nurlia Dewi--

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM - Pemerintah Kota Bengkulu terus memacu percepatan implementasi program Smart City sebagai bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan berbasis digital.

Pada tahun 2026 ini, sejumlah tahapan strategis tengah berjalan, mulai dari penyusunan regulasi hingga persiapan pembentukan tim lintas sektor untuk memastikan program tersebut dapat terealisasi secara bertahap di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bengkulu, Nurlia Dewi, menjelaskan bahwa progres pengembangan Smart City saat ini telah memasuki tahap penting, yakni penyusunan landasan hukum berupa Peraturan Wali Kota (Perwal) yang akan menjadi payung kebijakan pelaksanaan program tersebut.

“Untuk progres Smart City saat ini, draf Perwalnya sudah kami siapkan dan telah diserahkan ke bagian hukum untuk dilakukan pembahasan lebih lanjut. Target kami tahun ini regulasi tersebut bisa rampung sehingga menjadi dasar dalam menjalankan berbagai program Smart City di Kota Bengkulu,” ujar Nurlia Dewi, Kamis 12 Maret 2026.

BACA JUGA:Ketua DPRD Mukomuko Ingatkan Perusahaan Bayar THR Tepat Waktu, Zamhari: Itu Hak Karyawan

BACA JUGA:Destinasi Wisata Bengkulu Dipetakan Jelang Libur Lebaran 1447 H, Pantai Panjang Diprediksi Paling Ramai

Menurutnya, setelah regulasi tersebut disahkan, langkah selanjutnya adalah membentuk tim khusus melalui Surat Keputusan (SK) wali kota.

Tim ini nantinya akan melibatkan berbagai pihak lintas sektor, tidak hanya dari internal pemerintah daerah, tetapi juga dari unsur akademisi, masyarakat, lembaga penegak hukum, hingga lembaga statistik dan pelaku usaha.

“Setelah Perwal selesai, kami akan segera membentuk tim melalui SK wali kota. Tim ini bersifat kolaboratif dan melibatkan berbagai elemen seperti akademisi, masyarakat, Kejaksaan, BPS, serta pelaku usaha. Tujuannya agar pengembangan Smart City ini benar-benar terintegrasi dan mendapat dukungan dari berbagai pihak,” jelasnya.

Lebih lanjut Nurlia menyampaikan, Pemerintah Kota Bengkulu menargetkan implementasi program Smart City dapat berjalan secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Bahkan, dalam sisa masa kepemimpinan pemerintah daerah sekitar empat tahun mendatang, setidaknya 70 persen program yang telah dirancang dalam master plan Smart City sudah mulai terealisasi.

BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Perketat Pengawasan 369 Kios Pupuk Bersubsidi, Larang Jual di Atas HET

BACA JUGA:Tampil Klinis, Paris Saint-Germain Hantam Chelsea 5-2 di Leg Pertama

“Pak wali ingin dalam empat tahun ke depan, minimal 70 persen program Smart City sudah berjalan. Ini tentu dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan prioritas serta kemampuan anggaran daerah,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: