SELUMA, rakyatbengkulu.com - Relawan Sobat Mengajar Indonesia sudah satu bulan, melakukan pengabdian di sekolah terpencil yang berada di 11 desa dan empat kecamatan Kabupaten Seluma.
Hasilnya mereka merasa miris dengan kondisi fasilitas sekolah, serta akses menuju lokasi. Bahkan ditemukan banyak anak-anak kelas IV sampai V SD belum bisa membaca. Kemudian, guru juga sedikit dan jarang masuk karena lokasi jauh. Salah satu anggota relawan Sobat Mengajar Indonesia, Safira Adila yang ditugaskan relawan SD 77 Seluma Desa Banyu Kencana, Kecamatan Ulu Talo menjelaskan, pengajar di sekolah terpencil sangat banyak pengalaman yang didapatkan. BACA JUGA: Leni, IRT yang Sempat Ditelantarkan 3 RS sudah Kembali Mulai dari akses menuju lokasi jalan yang buruk, hingga melihat fasilitas pendukung sekolah yang belum memadai. Serta ditemukan fakta, banyak siswa SD kelas IV sampai V belum bisa membaca tulis. “Ketika kita ke sana masih banyak anak-anak kelas IV sampai V SD belum bisa membaca. Ini cukup miris, karena bagaimana nanti jika SMP. Selama kita di sana PR utama, mengajar anak yang tidak bisa baca,” ungkapnya. Ia mengatakan, meskipun fasilitas sekolah seadanya dan jauh dari pusat perkotaan. Semangat untuk belajar mereka ada, terlebih saat kawan-kawan Sobat Mengajar Indonesia datang ke sana, semakin membuat semangat baru bagi mereka. “Selama satu kita di sana mereka datang pagi dan rajin masuk sebelumnya tidak seperti itu,” terangnya.Miris, Rata-rata Kelas IV SD Belum Bisa Membaca
Minggu 27-02-2022,12:03 WIB
Editor : redaksi rb
Kategori :