38 Parpol Berpeluang Daftar Peserta Pemilu 2024
JAKARTA, rakyatbengkulu.disway.id – Wacana KPU yang memperbolehkan kampus sebagai tempat kampanye langsung menuai polemik. Sebab, gagasan tersebut dinilai bertentangan dengan ketentuan Undang-Undang Pemilu (UU Pemilu). Meski demikian, KPU punya alasan tersendiri. Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari menyatakan, hakikat kampanye adalah menyampaikan visi, misi, dan program kegiatan yang akan dikerjakan. Atas dasar itu, selama ada kelompok pemilih, bisa dilakukan kampanye di mana pun, termasuk di kampus. Dia menambahkan, pasal 280 ayat 1 huruf h hanya melarang menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan. ’’Yang dilarang itu apa? Fasilitasnya, bukan kampanyenya,’’ ujarnya di Jakarta kemarin (23/7). BACA JUGA: 11 Parpol Terima Bantuan Rp 3,4 Miliar Hanya, lanjut dia, dalam penjelasan pasal tersebut ada sejumlah catatan. Antara lain, peserta kampanye hadir tanpa mengenakan atribut kampanye pemilu. Kegiatan atas undangan dari pihak penanggung jawab. ’’Juga harus memperlakukan (peserta pemilu) dengan sama. Kalau capres ada dua, ya duaduanya diberi kesempatan,’’ imbuhnya. Hasyim juga meyakini kampus sebagai wahana yang baik untuk menguji kapasitas calon. Sebab, warga kampus termasuk kelompok kritis sehingga bisa menguji kualitas ataupun program yang dijanjikan para calon. Sementara itu, pandangan berbeda disampaikan Bawaslu. Anggota Bawaslu RI Puadi mengatakan, kampanye di lembaga pendidikan dilarang. Sama halnya dengan larangan kampanye di tempat ibadah. BACA JUGA:Daftar Calon Anggota Bawaslu Lolos Administrasi, Silahkan Cek Bawaslu punya tafsir berbeda terhadap ketentuan Pasal 280 ayat (1) huruf h UU 7/2017 tentang Pemilu. Bagi Bawaslu, larangan sudah bersifat tertulis secara eksplisit. ’’Jika larangan itu dilanggar, maka terdapat ancaman pidana paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp 24 juta,’’ ujarnya. Norma tersebut akan berlaku setelah ditetapkannya peserta pemilu. Yakni, penetapan partai politik dan calon anggota legislatif untuk pelaksanaan pemilu legislatif. Serta penetapan calon presiden dan wakil presiden untuk pilpres. ’’Larangan kampanye di tempat ibadah dan tempat pendidikan mulai berlaku setelah ada penetapan peserta pemilu oleh KPU,’’ imbuhnya. Jika sebelum penetapan, tidak masuk kategori kampanye. Soal tahapan, KPU menyebut persiapan jelang pendaftaran partai politik peserta Pemilu 2024 terus berjalan. Kemarin, KPU RI menggelar bimbingan teknis yang melibatkan jajaran KPU provinsi dan kabupaten/kota. BACA JUGA:Buat Pemilu 2024, Bawaslu Ajukan Anggaran Rp 10 M Komisioner KPU Idham Holik mengungkapkan, sepekan jelang pendaftaran, ada 38 partai politik nasional yang berpeluang melakukan registrasi sebagai calon peserta. Angka itu dilihat dari jumlah partai yang telah memiliki akses terhadap sistem informasi partai politik (Sipol). Untuk diketahui, Sipol merupakan perangkat yang digunakan untuk mengunggah seluruh persyaratan secara digital. Sehingga memudahkan proses verifikasi. Idham mengatakan bahwa pengisian Sipol masih berlangsung. Untuk progresnya, tiap-tiap partai berbeda. Ada yang sudah di atas 75 persen, ada juga yang di bawah 25 persen. ’’Pada umumnya dari partai yang di parlemen itu sudah di atas 50 persen,’’ ujarnya. Terkait lamanya proses pengunggahan, Idham menyebut hal itu lebih disebabkan kesiapan data yang dimiliki partai. Dari sisi perangkat, relatif tidak banyak persoalan. (far/c17/cak)Wacana Kampanye di Kampus Tuai Polemik
Minggu 24-07-2022,13:13 WIB
Editor : adminrakyatbengkulu2
Kategori :
Terkait
Jumat 31-10-2025,13:00 WIB
Keselamatan Anak di Jalan, Fokus Baru Astra Motor Bengkulu Lewat Kampanye Edukatif
Jumat 17-10-2025,15:10 WIB
Sampah Tak Lagi Jadi Masalah, Astra Motor Bengkulu Edukasi Mahasiswa Unived Lewat 'Decluttering Mission'
Kamis 11-09-2025,20:16 WIB
Polemik SMAN 5 Kota Bengkulu, Edison Simbolon Minta Sekolah dan Dinas Pendidikan Tanggung Jawab
Minggu 07-09-2025,12:00 WIB
Kampanye #Cari_Aman, Astra Motor Bengkulu Ajak Pengendara Lebih Waspada saat Berkendara di Malam Hari
Rabu 03-09-2025,15:55 WIB
Kuasa Hukum Temukan Dugaan Pelanggaran Seleksi Masuk SMAN 5 Bengkulu
Terpopuler
Minggu 18-10-2026,19:22 WIB
Program Karya Bakti Bengkulu Meluas dari 62 Jadi 721 Titik, Ini Rincian Sasarannya
Minggu 18-10-2026,20:29 WIB
Ramadhipa Incar Podium di Misano, Modal 113 Poin Buka Peluang Tiga Besar Moto3 Junior
Minggu 18-10-2026,20:32 WIB
2 Pebalap Muda Indonesia Naik Podium di Mandalika, Bintang dan Resky Bawa Hasil Positif
Minggu 18-10-2026,20:23 WIB
Astra Motor Bengkulu Ajak Komunitas Honda Jadi Pelopor Keselamatan Berkendara
Minggu 18-10-2026,19:18 WIB
Belungguk Point Bengkulu Didorong Jadi Pusat UMKM, Peluang Usaha Lokal Makin Terbuka
Terkini
Senin 19-10-2026,12:03 WIB
Mobil Matic Katanya Boros dan Mahal Perawatan, Ini 8 Fakta yang Perlu Diketahui
Senin 19-10-2026,11:52 WIB
Sering Hot Flashes dan Sulit Tidur, Waspadai 7 Gejala Menopause Dini
Senin 19-10-2026,09:38 WIB
7 Cabor Jadi Andalan Indonesia di Asian Para Games 2026, Ini Daftar Atlet yang Berlaga Hari Ini
Senin 19-10-2026,09:30 WIB
Bukan Sekadar HP Flagship, Samsung Galaxy S26 Ultra Tawarkan Performa Gaming
Senin 19-10-2026,09:19 WIB