Hukum Kredit Motor untuk Usaha Gojek, Halal atau Haram? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Rabu 13-03-2024,09:03 WIB
Reporter : Peri Haryadi
Editor : Marsal Abadi

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM - Anda wajib tahu ! Hukum kredit motor untuk Usaha Ojek, halal atau haram? Ini penjelasan ustaz KH. Abdul Somad.  

Saat ini masih menjadi pertanyaan orang terkait hukum agama dari hasil usaha motor ojek yang pembeliannya kredit perbankan.

Untuk itu, artikel rakyatbengkulu.com akan mengulas penyampaian ustaz KH. Abdul Somad yang juga sudah diposting melalui chanel snackvideo Maulana Al Afaqih.

Chanel snackvideo menjelaskan dengan detail mengenai ketentuan halal atau haram dari usaha motor ojek yang pembeliannya kredit perbankan.

BACA JUGA:Pinjam Modal Usaha di KUR Syariah Pegadaian, Aman, Cepat dan Bebas Riba

BACA JUGA:Jika Ingin Beribadah Harus ke Negara Tetangga, 6 Negara Ini Tidak Mempunyai Masjid

Penjelasan itu seiring dengan hampir sebagian masyarakat berprofesi sebagai tukang ojek, gojek ataupun usaha sejenis menggunakan motor kredit.

Nah... apakah hasil dari usaha yang sudah disebutkan di atas termasuk riba?

Menurut ustaz KH. Abdul Somad, bahwa bahwa kredit jual beli dengan jangka waktu terhadap harga kontan dan seterusnya, boleh.

Bahkan lembaga fikih Islam pun membolehkan jual beli dengan tempo, kredit atau jangka waktu.

Ketentuan yang membolehkan jual beli ini dibahas pada komferensi keenam oleh lembaga fikih Islam di Jeddah.

BACA JUGA:Keistimewaan Raudhah, Makam Rasulullah Layaknya Berada di Taman Surga Tempat Mustajab Beribadah

BACA JUGA:3 Jenis Bangkai Binatang yang Halal Dimakan, Berikut Ketentuan Hukumnya dalam Ajaran Islam

Dari pembahasan di Jeddah, bahwa ketentuan jual beli dengan tempo atau jangka waktu terhadap harga kontan dan seterusnya tidak ada masalah, boleh.

Satu unit mobil dijual dengan cara kredit, ketika dibeli maka harganya bertambah.

Kategori :