3. Menambah Kosa Kata
Setelah indra mendapatkan rangsangan dari benda-benda yang mungkin banyak dianggap kotor, anak juga bisa belajar kosa kata baru. Untuk itu, orang tua perlu mengajarkan apa yang sedang mereka mainkan atau sentuh dengan jelas.
Dengan demikian, anak dapat mengingat lebih jelas benda apa saja yang sudah dipegangnya.
Ini menjadi pengalaman belajar yang tentunya sangat menyenangkan.
4. Membangun Kemampuan Motorik
Selain mainan yang memang didesain untuk mengasah kemampuan motorik anak, bermain dengan hal kotor di sekitar lingkungan juga memberi manfaat yang sama.
BACA JUGA:9 Khasiat Madu Hitam Bagi Wanita, Kecantikan Kulit Hingga Kesehatan Reproduksi
Bahkan banyak keunggulannya, yang bisa memberi ruang anak untuk berimajinasi sesuai keinginan mereka.
Artinya, anak dapat bermain di luar batasan yang dimiliki pada mainan-mainan biasa.
Mereka bisa sesuka hati membangun istana dari pasir atau lumpur dan menemukan ruang untuk menjelajah lebih jauh lagi.
Seperti contoh lainnya, ketika anak dibebaskan melukis dengan menempelkan seluruh telapak tangan di kain putih, ini akan melatih motorik halus di tangan dan jari anak.
Nantinya, bekal ini bisa mereka gunakan untuk belajar makan sendiri, memasang kancing baju, hingga menulis ketika sudah duduk di bangku sekolah.
BACA JUGA:7 Pilihan Mukena Warna Hitam Polos, Tetap Stand Out di Hari Raya
5. Mengasah Anak Berpikir
Coba perhatikan ketika anak bebas melompat, memanjat, hingga bergulung-gulung di ruangan bebas.
Itu merupakan momen ketika si kecil menggunakan imajinasi mereka sesuka hati.