BACA JUGA:Karakter Anak: Membangun Kepercayaan Diri Anak agar Berani dan Memiliki Empati
- Perubahan perilaku, seperti menjadi lebih agresif atau mudah marah.
- Mengalami keluhan fisik tanpa penyebab medis yang jelas, seperti sakit kepala atau sakit perut.
Jika anak menunjukkan tanda-tanda ini, penting untuk segera mengambil langkah untuk membantu mereka pulih.
2. Bangun Rasa Aman
Trauma sering kali membuat anak merasa tidak aman.
Orang tua atau pengasuh harus menciptakan lingkungan yang aman dan stabil bagi anak.
Pastikan anak tahu bahwa mereka dilindungi dan dicintai.
BACA JUGA:Ketahui Jam Tidur Ideal untuk Anak Berdasarkan Usia, Kunci Kesehatan dan Perkembangan Optimal!
BACA JUGA:Anak Tantrum Bikin Panik? Tenang, Ajarkan Anak Skill Menenangkan Diri Berikut Ini
Tetapkan rutinitas harian yang konsisten untuk memberikan rasa stabilitas.
Hindari memperlihatkan situasi atau benda yang dapat memicu ingatan traumatis.
3. Berikan Ruang untuk Mengungkapkan Perasaan
Anak-anak sering kesulitan mengekspresikan apa yang mereka rasakan, terutama setelah mengalami trauma.
Ajak anak berbicara tentang perasaan mereka dengan tenang dan tanpa paksaan.
Gunakan pertanyaan terbuka.