Kacang-kacangan seperti almond, kacang kenari, dan biji labu kaya akan seng, vitamin E, dan asam lemak omega-3.
BACA JUGA:Terlihat Lebih Tua? Kenali Dampak Kekurangan Kolagen pada Wajah dan Cara Mengatasinya
BACA JUGA:5 Shio yang Kariernya Auto Melejit di 2025, Rezeki Nggak Ketahan!
Nutrisi-nutrisi ini mendukung kesehatan reproduksi dengan meningkatkan kualitas sperma dan merangsang produksi hormon-hormon yang berperan penting dalam ovulasi.
4. Makanan yang Kaya akan Protein Nabati
Mengonsumsi protein nabati dari sumber seperti tempe, tahu, lentil, dan kacang-kacangan bisa membantu meningkatkan kesuburan.
Penelitian menunjukkan bahwa diet tinggi protein nabati dapat membantu menyeimbangkan kadar hormon, meningkatkan kualitas telur, dan mengurangi risiko gangguan ovulasi.
5. Ikan yang Kaya Omega-3
Ikan berlemak seperti salmon, sarden, dan makarel mengandung asam lemak omega-3 yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas sperma dan kesehatan ovarium.
Omega-3 juga membantu mengatur hormon-hormon reproduksi yang vital untuk kehamilan.
BACA JUGA:Update Harga BBM Pertamina Mulai 1 Februari 2025, Pertamax dan Jenis BBM Lainnya Alami Kenaikan
BACA JUGA:Prakiraan Cuaca Sabtu Ini: Hujan Ringan di Banyak Wilayah Indonesia, Waspadai Cuaca Ekstrem
6. Telur
Telur adalah sumber protein berkualitas tinggi dan mengandung kolin yang penting untuk perkembangan sel telur yang sehat.
Kolin juga mendukung kesehatan otak dan sistem saraf janin.
Menambahkan telur dalam menu harian bisa menjadi pilihan yang baik bagi pasutri yang sedang menjalani program kehamilan.