Jika mereka sering melihat orang tua membantah dengan nada tinggi atau mudah marah, mereka akan meniru hal tersebut.
BACA JUGA:Tim Persiman Bengkulu Selatan Siap Berlaga di Piala Soeratin U13 Tingkat Nasional
BACA JUGA:Malu Tapi Mau! 6 Ide Konten Kreatif untuk Para Introvert yang Tak Perlu Tampilkan Wajah
Oleh karena itu, jadilah contoh yang baik dalam berkomunikasi.
Gunakan nada tenang dan tunjukkan bagaimana cara menyampaikan pendapat tanpa harus marah atau membentak.
Kesimpulan
Anak yang suka membantah bukan berarti mereka nakal, tetapi sering kali mereka hanya sedang belajar mengekspresikan diri.
Orang tua perlu menghadapi perilaku ini dengan cara yang bijak.
Yaitu tetap tenang, memahami penyebabnya, menetapkan batasan dengan lembut, dan memberikan contoh yang baik.
Dengan pendekatan yang tepat, anak akan belajar bahwa mereka boleh memiliki pendapat sendiri.
Tetapi tetap harus menyampaikannya dengan cara yang sopan dan penuh hormat.
Jadi, mari bantu anak mengelola emosinya dengan baik agar tumbuh menjadi pribadi yang lebih bijaksana dan penuh empati!