“Kemarin, frekuensi HT para pendaki sempat terdeteksi, tetapi sinyalnya kecil dan langsung terputus,” ungkap Dani.
BACA JUGA:BREAKING NEWS: Bocah 11 Tahun Hanyut di Sungai Rawamakmur, Keluarga Histeris Korban Belum Ditemukan
BACA JUGA:Penyebab Bau Mulut Saat Berpuasa dan Cara Efektif Mengatasinya
Basarnas Bengkulu Selatan juga telah menerima laporan dari pihak keluarga yang mulai khawatir dengan kondisi para pendaki.
Dani memastikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keselamatan mereka. “Jika situasi tidak kunjung membaik, pencarian lebih lanjut akan dilakukan,” tutupnya.
Berdasarkan data yang diperoleh, delapan pendaki tersebut berasal dari Kota Bengkulu dan Bengkulu Selatan, termasuk dua orang dari Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Unihaz.
Identitas delapan pendaki yang hilang:
1. Budi
2. Rahmat
3. Ramadan
4. Bambang
5. Ogi
6. Herzan
7. Gading
8. Joni