Minum cukup air sebelum tidur dan setelah bangun tidur sangat dianjurkan untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh.
BACA JUGA:Simpan Senpi Rakitan Ilegal, Warga Bengkulu Ditangkap Saat Operasi Pekat
BACA JUGA:Kades Jeranglah Tinggi Ditahan, Terseret Kasus Korupsi APBDes 2022 yang Rugikan Negara Rp526 Juta
Kemudian, kurangnya paparan sinar matahari juga bisa membuat tubuh terasa lesu.
Sinar matahari pagi membantu mengatur ritme sirkadian atau jam biologis tubuh.
Kurangnya cahaya alami di pagi hari, terutama bagi mereka yang langsung bekerja di ruangan tertutup, dapat membuat tubuh merasa seperti masih dalam mode istirahat.
Tak kalah penting, kondisi mental seperti stres atau depresi ringan juga bisa memengaruhi energi di pagi hari.
BACA JUGA:Ojol dan Taksi Online Bengkulu Turun ke Jalan, Ini Tuntutan Mereka
Pikiran yang terus-menerus bekerja atau tekanan emosional dapat menguras tenaga dan menyebabkan rasa kantuk yang berkepanjangan meskipun tidur terasa cukup.
Jika rasa kantuk di pagi hari terus terjadi dan mengganggu aktivitas harian, penting untuk mengevaluasi kebiasaan sehari-hari serta memperhatikan kondisi kesehatan secara keseluruhan.
Konsultasi dengan tenaga medis juga disarankan untuk menyingkirkan kemungkinan gangguan kesehatan yang lebih serius.