Di tahun yang sama, setelah menikah, ia ikut suami ke Jakarta dan mulai mengabdi di dunia pendidikan melalui Yayasan Mutiara Insani.
Di sana, Pitriyani dipercaya menjadi Wakil Kepala Sekolah, sebuah posisi strategis yang ia raih berkat dedikasi dan pengalaman yang ia miliki.
Tahun 2006 menjadi awal mula kiprah Pitriyani sebagai ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Mukomuko.
Ia langsung menunjukkan dedikasi tinggi dalam berbagai bidang.
BACA JUGA:Belum Ada Solusi, DPRD Kota Bengkulu Akan Gelar Pertemuan Ulang Bahas Masalah Ojol
BACA JUGA:Usai Viral Istri Minta Cerai, Pengantin Pria Unggah Nama Pengacara
Kariernya terus menanjak dimulai sebagai Kasi Sarana dan Prasarana Budidaya di Dinas Kelautan dan Perikanan (2010–2012), kemudian Kasi Konservasi Sumber Daya Alam di instansi yang sama hingga 2017.
"Waktu itu saya mengawali karier saya menjadi kasi Sarana dan Prasarana Budidaya di Dinas Kelautan dan Perikanan pada tahun 2010 hingga 2012, dan kembali dipercaya menjabat sebagai Kasi Konservasi Sumber Daya Alam di tahun 2012 hingga 2017," ujarnya saat diwawancarai RakyatBengkulu.com, Senin 23 Juni 2025.
Setelah itu, ia berpindah ke Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko.
Di sini, kariernya makin bersinar. Ia menjabat sebagai Kasi Perbibitan dan Produksi Peternakan (2017–2021), lalu Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan (2021–2022). Kompetensinya yang terus berkembang membuatnya ditunjuk sebagai Sekretaris Dinas Pertanian dari tahun 2022 hingga 2024.
BACA JUGA:Polres Bengkulu Selatan Ziarah ke TMP Semaku, Peringati Hari Bhayangkara ke-79
BACA JUGA:Ratusan Driver Grab Protes di Bengkulu, Ini 3 Tuntutan Utama Mereka
"Dari tahun 2022 saya dipercaya menjadi Sekretaris di Dinas Pertanian ini, dan 2024 saya dipercaya oleh pimpinan dan menjabat sebagai Kadis Pertanian sampai sekarang ini," tutupnya.
Tak hanya berkiprah di dunia birokrasi, Pitriyani juga aktif dalam berbagai organisasi.
Ia tercatat sebagai Ketua PD Salimah, Bendahara TP-PKK, hingga Ketua PERWOSI Kabupaten Mukomuko.
Kontribusinya dalam organisasi membuktikan komitmennya terhadap pemberdayaan perempuan dan pembangunan daerah secara menyeluruh.