BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Perekonomian Provinsi Bengkulu terus menunjukkan tren pemulihan yang stabil.
Pada Triwulan II tahun 2025, pertumbuhan ekonomi secara tahunan atau year-on-year (y-on-y) tercatat sebesar 4,99 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini mencerminkan perbaikan kinerja di berbagai sektor, terutama dari sisi produksi.
Lapangan usaha Jasa Lainnya menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 12,97 persen, mengindikasikan meningkatnya permintaan terhadap berbagai layanan masyarakat.
BACA JUGA:Ekonomi Bengkulu Tumbuh 6,95 Persen di Triwulan II-2025, Sektor Jasa Jadi Penopang Utama
BACA JUGA:Ganja Dibungkus Kertas Buku, Dua Pemuda Ditangkap di Jalur Bengkulu–Kepahiang
Kinerja positif juga tercatat pada sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum yang tumbuh sebesar 12,52 persen, serta sektor Industri Pengolahan yang mencatat pertumbuhan 9,84 persen.
Ketiga sektor ini berperan penting dalam menopang proses pemulihan ekonomi daerah, terutama di tengah tekanan pada sektor-sektor lainnya.
Dari sisi pengeluaran, Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) tumbuh sebesar 5,65 persen, yang menunjukkan bahwa daya beli masyarakat masih relatif terjaga dan menjadi kekuatan utama dalam menggerakkan roda perekonomian.
Di sisi lain, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi juga mengalami peningkatan sebesar 4,19 persen, menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan pembangunan ekonomi jangka menengah.
Meski demikian, tidak semua komponen tumbuh positif. Komponen Ekspor Barang dan Jasa tercatat mengalami penurunan sebesar -1,65 persen, sementara Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami penurunan tipis sebesar -0,14 persen.
Sementara itu, Impor Barang dan Jasa justru naik sebesar 0,29 persen, yang dalam struktur perhitungan PDRB berfungsi sebagai pengurang, sehingga perlu diwaspadai dampaknya terhadap pertumbuhan bersih.
BACA JUGA:Bengkulu Selatan Percepat Pendataan Rumah Tak Layak Huni Lewat Aplikasi IDAMAN
BACA JUGA:Ganja Dibungkus Kertas Buku, Dua Pemuda Ditangkap di Jalur Bengkulu–Kepahiang
Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Win Rizal, menegaskan pentingnya peran konsumsi rumah tangga dalam struktur ekonomi daerah. Saat ini, konsumsi masyarakat menyumbang lebih dari 60 persen terhadap total PDRB Bengkulu.