Pasar Minggu Ditertibkan, Pedagang Diultimatum Pindah dalam 7 Hari

Jumat 31-10-2025,18:41 WIB
Reporter : Riko Dwi Apriansyah
Editor : Febi Elmasdito

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Kota Bengkulu mulai menertibkan kawasan pasar tradisional yang selama ini semrawut dan kerap menyebabkan kemacetan, terutama akibat pedagang yang berjualan di badan jalan. 

Langkah tegas ini dimulai dari Pasar Minggu, setelah Asisten II Setda Kota Bengkulu, Sehmi, ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu, menggantikan Kadis sebelumnya, Bujang HR.

Plt Kadis Disperindag Kota Bengkulu, Sehmi, menegaskan bahwa kebijakan ini sesuai dengan arahan dan perintah Walikota Bengkulu untuk segera menertibkan para pedagang yang berjualan di badan jalan.

"Kita sudah siapkan tempat relokasi bagi pedagang. Tapi kalau masih ada yang memaksa berjualan di badan jalan, maka kami tidak akan segan menertibkan. Ini demi kepentingan bersama dan ketertiban kota," tegas Sehmi, Jumat 31 Oktober 2025.

BACA JUGA:Artis Onad Ditangkap Polisi di Rempoa, Diduga Terlibat Kasus Narkoba

BACA JUGA:Aksi Penarikan Paksa Mobil di Bengkulu Berujung Darah, Debt Collector Dibacok Nasabah di Jalan

Sehmi juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu memberikan batas waktu selama tujuh hari kepada seluruh pedagang untuk segera pindah ke lokasi yang telah disiapkan.

"Terhitung mulai hari ini, Pemerintah Kota Bengkulu sudah memberikan surat peringatan pertama kepada para pedagang," lanjutnya.

Setelah batas waktu tersebut berakhir, tim gabungan dari Disperindag, Satpol PP dan Dinas Perhubungan akan diterjunkan untuk melakukan penertiban lanjutan di lapangan.

Sehmi menambahkan bahwa penataan kawasan Pasar Minggu merupakan bagian dari komitmen Pemkot Bengkulu untuk menciptakan lingkungan pasar yang tertib, bersih, dan nyaman, baik bagi pedagang maupun pembeli.

BACA JUGA:KPK Sita Pabrik dan Belasan Pipa Gas di Cilegon, Terkait Skandal Korupsi Jual Beli Gas PGN

BACA JUGA:Juventus Resmi Angkat Luciano Spalletti Jadi Pelatih, Era Baru Si Nyonya Tua Dimulai

"Tujuan kita bukan menggusur, tapi menata. Kalau pasar tertib dan tidak lagi menutup badan jalan, masyarakat pun lebih nyaman berbelanja dan pedagang bisa berjualan dengan lebih baik," ujarnya.

Penertiban kawasan Pasar Minggu ini menjadi langkah awal Disperindag di bawah kepemimpinan Sehmi untuk menata kembali pasar-pasar tradisional di Kota Bengkulu. 

Ke depan, ia berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan pengawasan agar kebijakan penataan benar-benar berjalan efektif di seluruh kawasan perdagangan kota.

Kategori :