BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Provinsi Bengkulu kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kemandirian pangan daerah melalui kelanjutan program Satu Desa Satu Hektare (Sadesahe) penanaman jagung pada tahun 2026.
Program Sadesahe dipastikan kembali digulirkan sebagai langkah konkret untuk meningkatkan produksi pangan strategis sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.
Melalui program ini, Pemprov Bengkulu menargetkan capaian yang lebih progresif, tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan internal, tetapi juga mendorong Bengkulu menjadi daerah dengan surplus produksi komoditas pangan utama.
Pj Sekda Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menyampaikan bahwa sektor pertanian akan terus diperkuat, khususnya komoditas jagung, beras, dan cabai, sebagai fondasi utama ketahanan pangan daerah.
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Usulkan Rusun ASN di RSMY dengan 60 Kamar
“Tentu target kita harus mencapai surplus untuk bahan pokok. Seperti Beras, jagung, hingga cabai harus mampu dipenuhi dari produksi lokal. Kalau ini tercapai, distribusi dari provinsi lain tidak lagi menjadi keharusan,” ujar Herwan.
Ia menjelaskan, kelanjutan program Sadesahe merupakan hasil evaluasi dari pelaksanaan tahun sebelumnya yang dinilai efektif dalam meningkatkan produktivitas pertanian desa.
Pada tahun 2025, sebanyak 1.350 desa telah berpartisipasi dalam program ini dan menunjukkan potensi besar dalam optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian.
Terkait skema penghargaan bagi desa peserta Sadesahe, Herwan menegaskan pemerintah akan menerapkan pola yang fleksibel dan realistis sesuai dengan kondisi lapangan serta kemampuan keuangan daerah.
“Prinsipnya, penghargaan tetap ada, tetapi formulanya menyesuaikan kebutuhan dan kapasitas anggaran yang tersedia,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu, Sri Herlin Despita, mengatakan pihaknya tengah menyusun perencanaan teknis dan pembiayaan program Sadesahe 2026 secara komprehensif.
BACA JUGA:Kasus Penganiayaan di Selebar Viral, Polisi Tetapkan Dua Tersangka
BACA JUGA:Distan Bengkulu Tengah Perjuangkan Jalan Produksi Talang Empat ke Provinsi
“Saat ini masih dalam tahap perhitungan dan kajian. Mulai dari sarana produksi, pendampingan petani, sampai skema penilaian dan penghargaan bagi desa yang berhasil,” jelas Sri.