Pada kesempatan tersebut, Piprim juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam pemenuhan fasilitas kesehatan anak agar tidak terjadi kesenjangan layanan antarwilayah.
“Anak-anak di Bengkulu harus mendapat kualitas layanan yang sama baiknya dengan anak-anak di Jakarta, Jawa, maupun daerah lain di Sumatra. Tidak boleh ada perbedaan hanya karena lokasi,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua IDAI Cabang Bengkulu, Dr. Jumnalis, Sp.A, menyampaikan bahwa penyelenggaraan SINAS IDAI di Bengkulu menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi IDAI daerah.
“Mulai hari ini, Bengkulu menjadi pusat rangkaian kegiatan Simposium Nasional IDAI yang dipanitiai langsung oleh IDAI Cabang Bengkulu. Ini menjadi momen penting karena sebelumnya Bengkulu belum pernah menjadi tuan rumah SINAS,” ujar Jumnalis.
Ia berharap tema dan materi yang diangkat dalam simposium ini dapat meningkatkan kesadaran serta kualitas pelayanan kesehatan anak di Provinsi Bengkulu.
“Kami berharap kegiatan ini memberi dampak nyata, baik bagi tenaga kesehatan maupun masyarakat, khususnya dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan anak di Bengkulu,” tutupnya.