RAKYATBENGKULU.COM - Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali menunjukkan peningkatan.
Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu tercatat mengalami lima kali erupsi hanya dalam rentang waktu pagi hari, Kamis 16 April 2026, dengan tinggi kolom letusan mencapai hingga 1.200 meter di atas puncak.
Berdasarkan laporan petugas pemantauan, erupsi pertama terjadi pada pukul 05.11 WIB.
Saat itu, kolom abu terpantau setinggi sekitar 800 meter di atas puncak dengan warna putih hingga kelabu dan intensitas tebal mengarah ke utara dan barat laut.
BACA JUGA:Persaingan Sengit Empat Besar, Semifinal Liga Champions 2025/2026 Sajikan Duel Klasik Raksasa Eropa
BACA JUGA:Bayern Muenchen Singkirkan Real Madrid 4-3, Amankan Tiket Semifinal Liga Champions
Aktivitas kemudian berlanjut dengan erupsi kedua yang memiliki kekuatan lebih besar.
"Erupsi kedua terjadi pukul 06.21 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.200 meter di atas puncak atau 4.876 meter di atas permukaan laut (mdpl)," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto dikutip dari Antaranews.com.
Menurutnya, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah timur laut.
Saat laporan itu dibuat, erupsi gunung yang memiliki ketinggian 3.676 mdpl itu masih berlangsung.
Tak lama berselang, pada pukul 06.57 WIB, erupsi kembali terjadi dengan tinggi kolom letusan sekitar 1.100 meter di atas puncak.
Arah sebaran abu masih didominasi ke timur laut dengan intensitas sedang.
BACA JUGA:Ekomarin Gelar Dialog Publik, Soroti Ancaman Trawl bagi Nelayan Tradisional di Bengkulu
BACA JUGA:172 Suspek Campak Terdeteksi di Bengkulu, Pemprov Waspadai Potensi KLB
Aktivitas vulkanik berlanjut pada pukul 07.08 WIB dengan tinggi kolom letusan lebih rendah, yakni sekitar 500 meter di atas puncak.