BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Kasus gigitan Hewan Penular Rabies atau HPR di Kabupaten Mukomuko masih menjadi perhatian.
Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko mencatat 132 kasus sepanjang Januari hingga Juni 2026.
Jumlah tersebut berasal dari laporan kasus yang masuk melalui fasilitas kesehatan di wilayah Mukomuko.
Angka gigitan HPR tercatat cukup fluktuatif setiap bulan.
April menjadi bulan dengan kasus tertinggi selama periode tersebut.
BACA JUGA:5 Ruas Jalan Bengkulu Diusulkan Masuk Program Inpres, TPST Regional Dibidik 2027
BACA JUGA:Musim Kemarau, Polres Mukomuko Buka Jalur Cepat Lapor Karhutla Lewat 110
Sementara Juni mencatat jumlah kasus paling rendah.
Kondisi ini membuat masyarakat diminta tetap waspada terhadap ancaman rabies.
Terutama ketika beraktivitas di lingkungan yang terdapat anjing, kucing, atau hewan lain berisiko.
April Catat Kasus Gigitan HPR Tertinggi
Data Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Mukomuko menunjukkan pola berbeda setiap bulan.
Pada Januari tercatat 23 kasus gigitan HPR.
Jumlah yang sama kembali tercatat pada Februari.
Memasuki Maret, jumlah kasus sedikit turun menjadi 22 kasus.