132 Kasus Gigitan HPR di Mukomuko dalam 6 Bulan, April Tertinggi

Selasa 11-08-2026,17:25 WIB
Reporter : Bayu Erisman Putra
Editor : Peri Haryadi

Luka gigitan harus dicuci menggunakan air mengalir dan sabun.

Proses pencucian dianjurkan dilakukan selama sekitar 15 menit.

Setelah itu, korban harus segera mendatangi Puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Petugas kesehatan akan melakukan pemeriksaan dan menentukan penanganan berikutnya.

Korban juga dapat memperoleh Vaksin Anti Rabies atau VAR sesuai indikasi medis.

“Keterlambatan penanganan bisa berakibat fatal,” tegas Hamdan.

Karena itu, warga diminta tidak menunda pemeriksaan setelah mengalami gigitan HPR.

Langkah cepat dapat menjadi bagian penting dalam mencegah dampak serius rabies.

Dinkes Dorong Vaksinasi Hewan Peliharaan

Selain menangani korban gigitan, Dinkes Mukomuko terus memperkuat langkah pencegahan.

Edukasi kepada masyarakat dilakukan agar pemilik hewan memahami pentingnya vaksinasi rabies.

Hewan peliharaan juga diminta tidak dibiarkan berkeliaran tanpa pengawasan.

Langkah tersebut penting untuk mengurangi potensi kontak dengan masyarakat.

Pengawasan terhadap populasi anjing liar juga terus diperkuat.

Dinkes bekerja sama dengan pemerintah desa dan Dinas Peternakan dalam upaya tersebut.

Masyarakat juga diminta melaporkan keberadaan HPR yang mencurigakan kepada petugas.

Tags :
Kategori :

Terkait