HONDA

Ketimpangan Pengeluaran di Bengkulu Naik, Tapi Masih Aman Menurut BPS

Ketimpangan Pengeluaran di Bengkulu Naik, Tapi Masih Aman Menurut BPS

Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Win Rizal --Nova Dwi Amanda/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Tingkat ketimpangan pengeluaran masyarakat di Provinsi Bengkulu tercatat mengalami peningkatan pada Maret 2025. 

Namun, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu memastikan kondisi ini masih dalam kategori rendah menurut standar Bank Dunia.

Berdasarkan data terbaru, nilai Gini Ratio Bengkulu berada di angka 0,349, naik tipis 0,006 poin dari periode September 2024 (0,343), dan meningkat 0,007 poin dibanding Maret 2024 (0,342).

BACA JUGA:Disdikbud Mukomuko Dorong “Deep Learning” di Sekolah, Begini Cara dan Manfaatnya!

BACA JUGA:Waspada Jalan Rusak dan Licin! Ini Tips #CariAman dari Astra Motor Bengkulu

Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Win Rizal, menjelaskan bahwa kenaikan ketimpangan ini dipicu oleh perubahan pola pengeluaran di wilayah perkotaan.

“Gini Ratio di wilayah kota mencapai 0,424 per Maret 2025, naik 0,015 poin dibandingkan September 2024,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu 27 Juli 2025.

Ketimpangan di Desa Justru Turun

Berbanding terbalik dengan perkotaan, wilayah perdesaan justru menunjukkan penurunan ketimpangan. 

BACA JUGA:Astra Motor Genjot Karakter Gen-Z Lewat Edukasi Hijau dan Teknologi di SMA 1 Gianyar

BACA JUGA:Harga Sawit Naik Lagi! TBS di Mukomuko Tembus Rp 2.830 per Kg

BACA JUGA:Razia Malam di Bengkulu! 58 Motor Berknalpot Brong Disikat Polisi

Pada periode yang sama, Gini Ratio di perdesaan tercatat 0,269, turun 0,009 poin dari September 2024 dan 0,006 poin lebih rendah dari Maret 2024.

Win Rizal menegaskan, meski ada kenaikan di tingkat provinsi, Bengkulu masih dalam kategori ketimpangan rendah. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: