HONDA

Mengandung Saponin dan Flavonoid, Biji Mahoni Ampuh Alihkan Grayak pada Tanaman.

Mengandung Saponin dan Flavonoid, Biji Mahoni Ampuh Alihkan Grayak pada Tanaman.

Mengandung Saponin dan Flavonoid, Biji Mahoni Ampuh Alihkan Grayak pada Tanaman.--badri/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM - Pohon Mahoni disebut-sebut ampuh digunakan untuk mengalihkan ulat grayak pada tanaman. Ia mengandung flavonoid dan saponin.

Pohon mahoni memiliki banyak manfaat, mulai dari batang pohonnya jika sudah tumbuh puluhan tahun, bisa digunakan untuk bahan mebel kayu, dan kayu bakar.

Sedangkan untuk biji buah mahoni, bisa di olah menjadi pestisida alami atau pestisida nabati untuk menanggulangi serangan ulah pada tanaman sayuran.

Sepintas tanaman mahoni menyukai tempat yang cukup sinar matahari langsung dan tahan hidup di tanah gersang. 

BACA JUGA:Stok Daging Kerbau Beku 5 Ton, Tersedia di Bulog Rejang Lebong

Walaupun tidak disirami selama berbulan-bulan, mahoni masih mampu untuk bertahan hidup.Memiliki alat tunggang batang bulat dan bercabang.

Pohon ini berbunga kemudian berbuah setelah berumur 7 tahun. Buahnya berbentuk kotak, bulat telur, berlekuk lima, warnanya coklat. Biji pipih, warnanya hitam atau coklat. Tanaman mahoni yang akan digunakan sebagai tanaman obat, tidak boleh diberi pupuk kimia (anorganik) maupun pestisida.

Bahan kimia yang terkandung dalam biji mahoni adalah saponin dan flavonoida yang bisa digunakan sebagai pengendali hama tanaman. 

Dimana bahan kimia itu mampu sebagai penghambat perkembangan serangga. 

BACA JUGA:Menanti Komposisi Penjaga Gawang Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

Pestisida nabati dari ekstrak biji mahoni memiliki potensi untuk mengendalikan hama ulat grayak (Spodoptera litura F).

Baik itu pada tanaman sayuran, cabai, tomat termasuk pada tanaman padi. Sehingga sangat bermanfaat sebagai pestisida nabati olahan ekstrak biji mahoni.

Biji mahoni dan daunnya, untuk di daerah provinsi Bengkulu dan sekitar tidak terlalu susah untuk diperoleh.

Dimana tanaman ini banyak ditanam sebagai pelindung tanaman maupun di hutan tropis untuk reboisasi hutan yang mulia gundul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: