HONDA

Dari Musuh Menjadi Pelindung, Mantan Pemburu Harimau Diusulkan Jadi Duta Harimau

Dari Musuh Menjadi Pelindung, Mantan Pemburu Harimau Diusulkan Jadi Duta Harimau

Mantan pemburu harimau diusulkan jadi duta harimau, dari musuh menjadi pelindung.--dokumen/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM - Pada peringatan Hari Harimau se-Dunia di kawasan Hutan Madapi, Rejang Lebong, Jumat, 26 Juli 2024, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan sebuah usulan yang penuh harapan.

Ia menginginkan para mantan pemburu Harimau Sumatera yang kini telah beralih menjadi mitra konservasi untuk menjadi ikon dalam kampanye penyelamatan satwa dilindungi.

"Ambil contoh Datuk Mawi, beliau bisa menjadi ambasador atau duta harimau. Kita harus menciptakan lebih banyak orang seperti beliau," ujar Rohidin.

Mawi, seorang mantan pemburu harimau yang memiliki cerita kelam di masa lalu, kini berdiri sebagai sosok inspiratif.

BACA JUGA:Gubernur Bengkulu Tegaskan Harimau Sumatera Sebagai Penjaga Hutan Sehat

BACA JUGA:Kemah Konservasi Global Tiger Day 2024, Gubernur Dukung Penyelamatan Harimau Sumatera dari Ancaman Kepunahan

Ia mengaku telah membunuh lebih dari 150 ekor harimau sejak mulai berburu pada tahun 1972 hingga 2017. Nama Mawi pernah dikenal sebagai pemburu harimau yang paling ditakuti dari Musirawas Utara.

Namun, hidup Mawi berubah pada tahun 2017. Berkat pendekatan dan pembinaan dari Lingkar Inisiatif, sebuah lembaga konservasi satwa, Mawi berhenti berburu.

Kini, ia telah menobatkan lebih dari 20 pemburu lainnya untuk mengikuti jejaknya meninggalkan kegiatan berburu harimau.

"Ini adalah hal yang luar biasa," kata Rohidin, menggambarkan transformasi yang dialami Mawi.

BACA JUGA:Cegah Aksi Perburuan, Aparat TNKS Rutin Patroli dan Bersihkan Jerat Harimau

BACA JUGA:Tebo Sa’ang Imau Kabupaten Lebong Hutan Keramat, Tempat Legenda Manusia Harimau

Kepala Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Haidir, mengungkapkan bahwa pihaknya telah lama melibatkan masyarakat dalam upaya konservasi, melalui pembentukan Kelompok Tani Hutan dan berbagai program pemberdayaan.

"Apa yang telah dirintis oleh mitra konservasi akan terus kami kembangkan," kata Haidir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: