Program Makan Bergizi Gratis di Rejang Lebong Tunggu Arahan Badan Gizi Nasional, Baru 3 Dapur Terbentuk

Kepala Disdikbud Rejang Lebong, Drs. Noprianto MM --Badri/rakyatbengkulu.com
REJANGLEBONG, RAKYATBENGKULU.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan untuk memberikan asupan gizi kepada 70.000 pelajar di Kabupaten Rejang Lebong, saat ini masih menunggu arahan dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Hingga kini, dari rencana pembentukan 24 dapur di berbagai wilayah, baru 3 dapur yang telah berhasil dibangun.
Proses kelanjutan pembangunan dapur umum untuk program ini masih bergantung pada arahan lebih lanjut dari BGN, yang bertanggung jawab sebagai pelaksana utama program di seluruh Indonesia.
Kepala Disdikbud Rejang Lebong, Drs. Noprianto MM menjelaskan bahwa keberadaan dapur umum menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program MBG.
BACA JUGA:Pemdes Sumber Mulya Mukomuko Salurkan BLT-DD Tahap Pertama 2025
BACA JUGA:Tips Aman: Kelompok yang Tidak Boleh Mengonsumsi Wedang Jahe
Dapur umum ini berfungsi sebagai pusat produksi dan distribusi makanan bergizi untuk pelajar di berbagai jenjang pendidikan di kabupaten tersebut.
"BGN saat ini sedang menyempurnakan dapur umum di Desa IV Suku Menanti, dari total 24 dapur yang direncanakan, baru 3 yang terealisasi. Masih menunggu arahan lebih lanjut dari BGN untuk mempercepat pembentukan dapur lainnya," terang Noprianto.
Dapur umum ini tidak hanya bertugas menyediakan makanan bergizi, tetapi juga memastikan distribusinya ke sekolah-sekolah sasaran berjalan dengan baik. Dapur ini akan melayani siswa dari PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK sederajat.
Pada tahun 2024, program MBG ini telah diuji coba di Desa IV Suku Menanti, Kecamatan Sindang Dataran, dengan melibatkan 375 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.
Hasil uji coba tersebut menunjukkan hasil yang positif, dengan respon masyarakat yang baik terhadap program ini.
BACA JUGA:Kesehatan Pencernaan: Cara Ampuh Mengatasi Asam Lambung yang Naik
BACA JUGA:Full Senyum dan Lahap! Murid Sekolah di Bengkulu Antusias Minta Nambah Makanan Bergizi Gratis
"Selama tiga bulan, sebanyak 375 pelajar mendapatkan manfaat dari program ini. Uji coba tersebut melibatkan anak-anak dari berbagai jenjang pendidikan dan menunjukkan hasil yang cukup positif. Para siswa mendapatkan asupan makanan bergizi secara terjadwal," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: